Potong Rambut Jadi Keterampilan Mandiri, Lapas Batulicin Kembangkan Keahlian Warga Binaan

Potong Rambut Jadi Keterampilan Mandiri, Lapas Batulicin Kembangkan Keahlian Warga Binaan

Batulicin, INFO PAS – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Batulicin kembangkan keterampilan Warga Binaan melalui layanan potong rambut yang dikelola di lingkungan Lapas. Kegiatan tersebut tidak hanya memberikan layanan dengan hasil rapi dan profesional, tetapi juga menjadi ruang praktik untuk mengasah keahlian kemandirian.

Kegiatan berlangsung di Sarana Asimilasi dan Edukasi di area Pujasera Lapas Batulicin. Warga Binaan yang bertugas memberikan pelayanan potong rambut secara langsung dengan memperhatikan kerapian dan kebutuhan pengguna layanan.

Kepala Subseksi Pembinaan, Harry Indrawan, menjelaskan layanan potong rambut memberikan kesempatan kepada Warga Binaan untuk mengasah keterampilan melalui praktik langsung. Kemampuan tersebut dapat terus dikembangkan menjadi keahlian yang memiliki nilai guna setelah mereka menyelesaikan masa pembinaan.

"Potong rambut bukan hanya memberikan pelayanan kepada pengguna, tetapi juga menjadi kesempatan bagi Warga Binaan untuk belajar dan mengasah keterampilan secara langsung. Kami berharap kemampuan yang mereka peroleh terus berkembang sehingga dapat menjadi bekal kemandirian dan pengalaman kerja yang bermanfaat setelah kembali ke masyarakat," harap Harry, Senin (5/10).

Praktik tersebut memberikan pengalaman kerja nyata bagi Warga Binaan dalam mengembangkan kemampuan di bidang tata rambut. Selain keterampilan teknis, mereka juga belajar melayani dengan sikap ramah, teliti, dan bertanggung jawab terhadap hasil pekerjaan.

Salah seorang Warga Binaan berinisial W mengatakan kegiatan tersebut memberikan pengalaman dalam meningkatkan kemampuan memotong rambut sekaligus belajar memberikan pelayanan kepada orang lain. Ia merasa keterampilan yang dipelajari menjadi tambahan kemampuan yang berguna untuk masa depan.

"Saya senang bisa belajar sekaligus memberikan pelayanan potong rambut di sini. Dari kegiatan ini saya makin memahami cara bekerja dengan rapi dan teliti, serta berharap keterampilan ini bisa terus saya kembangkan," ungkap W.

Terpisah, Kepala Lapas Batulicin, Thoha Yahya Umar Sidiq, menegaskan pembinaan kemandirian harus memberikan keterampilan yang dapat dipraktikkan dan dikembangkan oleh Warga Binaan. Ia mendorong agar setiap kesempatan kerja di lingkungan Lapas dimanfaatkan sebagai proses belajar untuk membangun keahlian dan tanggung jawab.

"Kami ingin setiap kegiatan pembinaan memberikan pengalaman yang nyata bagi Warga Binaan, termasuk melalui layanan potong rambut. Keterampilan yang mereka pelajari harus terus diasah agar tidak hanya bermanfaat selama berada di Lapas, tetapi juga menjadi bekal untuk membangun kemandirian ketika kembali ke masyarakat," ujar Thoha.

Layanan potong rambut menjadi salah satu ruang pembelajaran keterampilan yang memberikan pengalaman langsung kepada Warga Binaan. Melalui praktik yang dilakukan secara konsisten, keahlian tersebut diharapkan berkembang menjadi kemampuan mandiri yang bernilai bagi masa depan. (IR)

 

 

Kontributor: Lapas Batulicin

What's Your Reaction?

like
0
dislike
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0