Produksi Telur Ayam Petelur Semi Umbaran di SAE 1 Lapas Banjarmasin Capai 190 Butir Sepekan

Produksi Telur Ayam Petelur Semi Umbaran di SAE 1 Lapas Banjarmasin Capai 190 Butir Sepekan

Banjarmasin, INFO_PAS – Program budidaya ayam petelur semi umbaran di Sarana Asimilasi dan Edukasi (SAE) 1 Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Banjarmasin terus tunjukkan perkembangan menggembirakan. Hingga Senin (29/6), produksi telur dalam satu pekan berhasil mencapai 190 butir, menjadi indikator keberhasilan perawatan dan pengelolaan yang dilakukan secara konsisten oleh Warga Binaan bersama petugas.

Peningkatan hasil produksi tersebut didukung pemeliharaan teratur, mulai dari pemberian pakan bergizi, penyediaan air minum, menjaga kebersihan kandang, hingga pemantauan kesehatan ayam secara rutin. Sistem semi umbaran yang diterapkan juga memberikan ruang gerak yang lebih baik bagi ayam sehingga berdampak positif terhadap produktivitas.

Kepala Seksi Kegiatan Kerja, Bagus Paras Etika, menjelaskan capaian tersebut merupakan buah dari kedisiplinan dalam menjalankan proses budidaya dan pendampingan yang dilakukan petugas kepada Warga Binaan. "Peningkatan produksi telur menunjukkan pembinaan kemandirian berjalan dengan baik. Warga Binaan tidak hanya menghasilkan produk bermanfaat, tetapi juga memperoleh keterampilan beternak yang memiliki nilai ekonomi dan menjadi bekal setelah bebas nanti," jelasnya.

Warga Binaan berinisial P bangga melihat hasil produksi yang terus meningkat dari pekan ke pekan. "Kami merawat ayam setiap hari dengan penuh tanggung jawab, mulai dari memberi pakan, membersihkan kandang, hingga mengumpulkan telur. Melihat hasil produksi mencapai 190 butir dalam satu pekan menjadi penyemangat bagi kami untuk terus belajar dan bekerja lebih baik," ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Lapas Banjarmasin, Akhmad Herriansyah, mengapresiasi semangat Warga Binaan dan petugas dalam mengembangkan sektor peternakan sebagai bagian dari pembinaan kemandirian. "Hasil ini menjadi bukti pembinaan yang dilakukan berkelanjutan memberikan dampak positif. Kami akan terus mendorong pengembangan program ketahanan pangan dan pembinaan kemandirian agar Warga Binaan memiliki keterampilan, etos kerja, dan pengalaman bermanfaat ketika kembali ke masyarakat," tegasnya.

Selain menghasilkan telur sebagai produk pangan, budidaya ayam petelur di SAE 1 menjadi salah satu implementasi program pembinaan kemandirian sekaligus mendukung program ketahanan pangan di lingkungan Lapas Banjarmasin melalui pemanfaatan lahan produktif secara optimal. (IR)

 

 

Kontributor: Lapas Banjarmasin

What's Your Reaction?

like
0
dislike
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0