Produktif di Tengah Kemarau, Lapas Namlea Sukses Panen Cabai Rawit

Produktif di Tengah Kemarau, Lapas Namlea Sukses Panen Cabai Rawit

Namlea, INFO_PAS – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Namlea kembali lanjutkan program pembinaan kemandirian. Di tengah kemarau panjang, Lapas Namlea sukses panen 12,5 kilogram cabai rawit hasil budidaya Warga Binaan di lahan Sarana Asimilasi dan Edukasi (SAE), Senin (21/9).

Panen dilakukan Pelaksana Harian Kepala Lapas Namlea, Sofian Ahmad, didampingi staf pembinaan dan kelompok tani Warga Binaan di lahan seluas 1.400 m².

"Cabai Rawit adalah salah satu komoditas tanaman hortikultura yang dibudidayakan oleh Warga Binaan selain buncis, tomat, jagung, dan juga semangka. Dari segi kualitas panen, tanaman ini berhasil dirawat oleh Warga Binaan dengan kualitas yang memuaskan walaupun dalam kondisi kekeringan seperti sekarang ini," tutur Sofian.

Ia mengatakan konsistensi panen yang dilakukan Lapas Namlea merupakan implementasi 15 Program Aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, terutama dalam mendukung ketahanan pangan.

Melalui pembinaan kemandirian di sektor pertanian, Lapas Namlea berkomitmen mendukung program pemerintah untuk menjaga ketersediaan dan stok bahan pangan.

"Lapas bukan hanya tempat untuk menjalani hukuman melainkan sebuah tempat untuk berbenah dan dibina sehingga akhirnya Warga Binaan ikut berkontribusi dalam lingkungan masyarakat. Dengan kegiatan pertanian seperti ini, Warga Binaan tunjukkan bahwa mereka memiliki semangat yang tinggi untuk meningkatkan kualitas diri," tambah Sofian.

Cabai rawit yang ditanam sejak Juni tersebut dirawat Warga Binaan dengan berbekal ilmu dan keterampilan pertanian secara otodidak. Panen kali ini merupakan panen perdana dan akan kembali dilakukan dalam beberapa hari mendatang.

"Kebetulan sebelum masuk di Lapas, saya sudah malang melintang dalam dunia pertanian di tempat tinggal saya dan karena hal itu saya sangat bersyukur bisa ditempatkan pada kegiatan pembinaan yang sesuai dengan bakat dan kelebihan saya," ucap TW, Warga Binaan yang ditunjuk menjadi pemuka kegiatan industri pertanian di Lapas Namlea.

Hasil panen cabai rawit akan didistribusikan ke pasar, terutama pengepul sayuran. Omzet hasil panen akan dibagi menjadi premi Warga Binaan, sebagian masuk sebagai modal, serta menjadi sumber Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) dari kegiatan pembinaan kemandirian Warga Binaan. (afn)

 

Kontributor: Humas Lapas Namlea

 

What's Your Reaction?

like
0
dislike
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0