Proteksi Kesehatan Warga Binaan, Lapas Namlea dan Puskesmas Sawa Gelar CKG dan Skrining Penyakit Menular

Proteksi Kesehatan Warga Binaan, Lapas Namlea dan Puskesmas Sawa Gelar CKG dan Skrining Penyakit Menular

Namlea, INFO_PAS - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Namlea bersama Puskesmas Sawa gelar Cek Kesehatan Gratis (CKG) serta pemeriksaan penyakit menular bagi Warga Binaan dan petugas, Rabu (30/9). Melibatkan sembilan tenaga kesehatan Puskesmas Sawa, petugas Klinik Pratama, dan peserta magang, Lapas Namlea lakukan pemeriksaan terhadap 56 partisipan dengan rincian lima petugas, 15 Narapidana, dan 36 Tahanan.

Pelaksana Harian Kepala Lapas Namlea, Sofian Ahmad, menuturkan CKG dan skrining penyakit menular bertujuan melakukan deteksi dini risiko penyakit berbahaya sekaligus mengetahui berbagai masalah dan gangguan kesehatan yang dialami Warga Binaan. “Warga Binaan mempunyai hak mutlak di mana mereka berhak mendapatkan pelayanan kesehatan optimal yang diwujudkan melalui skrining berkala dan CKG. Lingkungan yang padat disertai dengan mobilitas yang terbatas mampu meningkatkan risiko terserang penyakit dan virus sehingga perlu kita deteksi sedari awal,” tuturnya.

Selain faktor tersebut, petugas Klinik Pratama Lapas Namlea, Fransky Uneputty menyoroti maraknya temuan kasus Influenza A di sejumlah wilayah Indonesia saat ini . Ia menyampaikan CKG kali ini juga merupakan langkah preventif Lapas Namlea untuk mewaspadai penyakit flu musiman itu.

“Kita perlu mewaspadai gejala-gejala penyakit menular yang tadinya ringan bisa memiliki dampak besar khsusunya bagi para penghuni di Lapas Namlea. Melalui kegiatan ini, kita juga gencarkan sosialisasi agar Warga Binaan sadar untuk hidup sehat dan bersih,” ujar Fransky.

Sementara itu, dari hasil CKG dan skrining cepat penyakit Tuberkulosis, HIV, dan Sifilis, terdapat satu Warga Binaan yang dinyatakan positif Sifilis. Temuan tersebut segera direspon cepat Lapas Namlea dan Puskesmas Sawa dengan melakukan penanganan medis yang tepat dan terukur.

“Kami akan melakukan pemeriksaan medis lanjutan dan memberikan edukasi kesehatan lebih luas kepada penderita. Selain itu, kami akan melakukan kontrol rutin untuk diberikan penanganan medis sesuai  standar yang berlaku,” ujar Romlah Bugis dari Puskesmas Sawa.

Kegiatan tersebut menjadi dukungan Lapas Namlea terhadap 15 Program Aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan dalam program pelayanan kesehatan gratis. (IR)

 

 

Kontributor: Lapas Namlea

What's Your Reaction?

like
0
dislike
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0