Ratusan Buku Baru Hadir, Pojok Baca Lapas Batulicin Kian Semarak dengan Literasi

Ratusan Buku Baru Hadir, Pojok Baca Lapas Batulicin Kian Semarak dengan Literasi

Batulicin, INFO_PAS – Pojok Baca Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Batulicin terima tambahan 200 eksemplar buku baru dari Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Tanah Bumbu, Rabu (24/6). Penambahan koleksi tersebut bantu perkuat budaya literasi dan perluas akses pengetahuan bagi Warga Binaan.

Bantuan buku yang diberikan melalui skema pinjam pakai itu mencakup berbagai kategori bacaan, mulai dari agama, motivasi, keterampilan, kesehatan, hukum, biografi, novel, hingga buku edukatif lainnya. Dengan tambahan tersebut, koleksi Pojok Baca Lapas Batulicin kini mencapai sekitar 600 eksemplar.

Penyerahan koleksi buku dilakukan secara simbolis oleh Staf Pembinaan, Donny Anwar, kepada tamping pengelola Pojok Baca. Pada kesempatan itu, petugas juga beri arahan terkait tata tertib peminjaman dan pengembalian buku, termasuk pentingnya pendataan serta pengelolaan koleksi secara tertib.

Selain menambah koleksi bacaan, Lapas Batulicin juga berencana pindahkan Pojok Baca ke bangunan koperasi lama agar tersedia ruang baca yang lebih nyaman dan representatif bagi Warga Binaan.

Donny Anwar mengatakan penambahan koleksi buku menjadi kabar baik bagi pengembangan literasi di Lapas Batulicin.

“Kami mengapresiasi dukungan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Tanah Bumbu. Dengan bertambahnya koleksi buku, kami berharap minat baca Warga Binaan semakin meningkat. Literasi tidak hanya menambah pengetahuan, tetapi juga dapat menjadi sarana pengembangan diri selama menjalani masa pembinaan,” ujar Donny.

Salah seorang Warga Binaan, D, mengaku senang dengan bertambahnya koleksi buku di Pojok Baca.

“Tambahan koleksi buku memberi kami lebih banyak pilihan bacaan. Selain menambah pengetahuan, banyak buku yang memberikan motivasi dan inspirasi untuk mempersiapkan diri menjalani kehidupan yang lebih baik setelah bebas nanti,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Lapas Batulicin, Thoha Yahya Umar Sidiq, menegaskan bahwa literasi merupakan bagian penting dalam proses pembinaan Warga Binaan.

“Buku adalah jendela dunia yang membuka akses terhadap ilmu pengetahuan dan wawasan baru. Kami berharap Pojok Baca dapat dimanfaatkan secara optimal oleh Warga Binaan sebagai sarana belajar, mengembangkan diri, dan mempersiapkan masa depan yang lebih baik,” ujar Thoha.

Lapas Batulicin terus berkomitmen menghadirkan program pembinaan berbasis literasi yang edukatif dan berkelanjutan. Dukungan koleksi buku yang semakin beragam diharapkan dapat meningkatkan kualitas pembinaan sekaligus mendorong tumbuhnya budaya membaca di lingkungan Lapas. (afn)

 

Kontributor: Humas Lapas Batulicin

 

What's Your Reaction?

like
0
dislike
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0