Rawana Band Warga Binaan Rutan Pelaihari Hadirkan Musik di Tengah Layanan Kunjungan
Pelaihari, INFO_PAS — Lantunan musik terdengar dari halaman ruang kunjungan Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Pelaihari, Kamis (24/9). Di tengah aktivitas keluarga yang datang menjenguk, Rawana Band yang beranggotakan Warga Binaan tampil menghibur para tamu sekaligus menghadirkan suasana berbeda dalam layanan kunjungan.
Penampilan tersebut berlangsung di halaman ruang kunjungan dan menjadi aktivitas positif Warga Binaan dalam menyalurkan kemampuan bermusik. Sejumlah lagu dibawakan untuk menemani suasana kunjungan ketika Warga Binaan bertemu dan berkomunikasi dengan keluarga mereka.
Bagi pengunjung, kehadiran musik memberikan warna tersendiri di area kunjungan. Sementara bagi Warga Binaan yang tergabung dalam Rawana Band, kesempatan tampil menjadi ruang untuk mengekspresikan diri sekaligus mengasah keterampilan yang mereka miliki.
Rawana Band diisi oleh personel dari kalangan Warga Binaan, salah satunya Lukman yang dipercaya sebagai vokalis. Ia bersama anggota lainnya memanfaatkan kesempatan tersebut untuk menunjukkan kemampuan yang telah mereka kembangkan melalui kegiatan bermusik.
Di balik mikrofon, Lukman menjalankan perannya sebagai vokalis Rawana Band. Ia senang ketika mendapatkan kesempatan tampil di hadapan para tamu kunjungan. Baginya, bermusik menjadi salah satu cara untuk tetap produktif selama menjalani pembinaan.
“Bagi kami, ini juga menjadi kesempatan untuk menyalurkan hobi dan kemampuan bermusik. Kami ingin menggunakan waktu selama di Rutan untuk melakukan kegiatan yang positif,” kata Lukman.
Kepala Subseksi Pelayanan Tahanan, Galang Tresno Prakoso, mengatakan kegiatan tersebut diarahkan sebagai aktivitas positif yang memberikan ruang bagi Warga Binaan untuk mengembangkan potensi sekaligus mendukung terciptanya suasana kunjungan yang nyaman. Menurutnya, pelayanan kunjungan tidak hanya berkaitan dengan proses administrasi dan pengaturan keluar-masuk pengunjung, tetapi juga bagaimana suasana pelayanan tetap tertib sekaligus manusiawi. Karena itu, potensi Warga Binaan yang dapat mendukung suasana positif di lingkungan kunjungan diarahkan untuk dimanfaatkan secara baik.
“Penampilan Rawana Band menjadi salah satu ruang bagi Warga Binaan untuk menyalurkan bakat dan kreativitasnya melalui kegiatan yang positif. Kami berharap kehadiran mereka juga memberikan suasana yang lebih hangat bagi keluarga yang datang berkunjung,” ujar Gilang.
Kegiatan tersebut sekaligus memperlihatkan pembinaan Warga Binaan dapat berlangsung melalui beragam aktivitas sesuai potensi yang dimiliki. Musik menjadi salah satu media yang memungkinkan Warga Binaan tetap berkarya, membangun kepercayaan diri, dan berinteraksi secara positif dengan lingkungan.
Melalui kegiatan tersebut, pembinaan tidak berhenti pada rutinitas di Rutan, tetapi juga memberikan ruang bagi Warga Binaan untuk mengembangkan kemampuan yang menjadi bekal dalam menjalani kehidupan setelah menyelesaikan masa pembinaan. (IR)
Kontributor: Rutan Pelaihari
What's Your Reaction?


