Razia Blok Hunian, Lapas Saparua bersama TNI-Polri Amankan Barang Terlarang
Saparua, INFO_PAS – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Saparua laksanakan razia gabungan serta tes urine terhadap Warga Binaan dan petugas untuk memastikan keamanan dan ketertiban (kamtib) sekaligus mencegah masuknya narkoba dan barang terlarang di lingkungan Lapas, Senin (21/9). Kegiatan turut diikuti jajaran Lapas, petugas kesehatan, peserta magang, serta melibatkan personel TNI dan Polri.
Pemeriksaan dilakukan secara menyeluruh dengan tetap mengedepankan ketegasan sesuai aturan dan menghormati hak-hak Warga Binaan selama proses penggeledahan. Dari hasil pemeriksaan, petugas tidak menemukan telepon seluler ilegal maupun narkoba. Namun, petugas mengamankan sejumlah barang yang dilarang dan berpotensi mengganggu keamanan di blok hunian, yakni tiga pena, satu sendok, empat botol kaca, satu botol kaleng, dua silet, satu pisau cukur, satu cutter, sembilan paku, delapan paku pin, lima keping uang logam, satu ikat pinggang, tiga alat cukur, dua cermin, satu pinset, satu obeng, dua korek, empat butir obat paracetamol, satu strip omeprazol, dan dua gelas lilin kaca
Selain penggeledahan blok hunian, petugas laksanakan tes urine menggunakan Drugs Test Cup dengan metode imunokromatografi terhadap tiga petugas dan lima Warga Binaan. Hasil pemeriksaan menunjukkan seluruhnya dinyatakan negatif.
Kepala Lapas Saparua, Pramuaji Buamonabot, mengatakan razia gabungan tersebut merupakan pengawasan untuk memastikan kondisi Lapas tetap aman dan tertib, serta mencegah masuknya narkoba dan barang-barang yang dilarang. Pemeriksaan tetap dilakukan secara tegas sesuai aturan dengan tetap menghormati hak-hak Warga Binaan.
“Pengawasan harus terus berjalan setiap hari. Kami ingin memastikan tidak ada pembiaran terhadap barang-barang yang dilarang. Hasil tes urine malam ini seluruhnya negatif dan pengawasan akan terus kami tingkatkan,” ucap Pramuaji
Komandan Rayon Militer 1504-03/Saparua, Mayor Inf. Junaidi, menyampaikan pihaknya siap mendukung penuh langkah-langkah pencegahan gangguan keamanan di lingkungan Pemasyarakatan. “Sinergi antara TNI, Polri, dan Lapas Saparua sangat penting untuk menjaga kondusivitas wilayah. Kami hadir untuk memastikan deteksi dini berjalan optimal dan lingkungan Lapas benar-benar bersih dari potensi bahaya,” ungkapnya.
Seluruh rangkaian razia gabungan dan tes urine berlangsung aman dan terkendali. Barang hasil temuan telah diamankan untuk ditindaklanjuti sesuai ketentuan yang berlaku. (IR)
Kontributor: Lapas Saparua
What's Your Reaction?


