Razia Malam, Rutan SoE Perkuat Pengawasan Blok Hunian

Razia Malam, Rutan SoE Perkuat Pengawasan Blok Hunian

SoE, INFO_PAS – Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB SoE laksanakan razia di blok dan kamar hunian Warga Binaan, Rabu (16/9) malam. Kegiatan ini dilaksanakan sebagai penguatan keamanan dan ketertiban (kamtib) sekaligus menindaklanjuti arahan Direktur Jenderal Pemasyarakatan.

Penggeledahan menyasar empat blok hunian Warga Binaan, meliputi pemeriksaan badan, barang bawaan, kamar, dan lingkungan hunian. Kegiatan tersebut juga melibatkan personel Kepolisian Resor (Polres) Timor Tengah Selatan dan Komando Distrik Militer 1621/Timor Tengah Selatan melalui Komando Rayon Militer 1621-01/Kota SoE.

Kepala Rutan SoE, Muhamad Nurzaman, mengatakan razia dilaksanakan sebagai komitmen dalam menjaga kamtib di lingkungan hunian. “Sasaran kita adalah memastikan tidak ada barang terlarang seperti narkoba, handphone, senjata tajam maupun senjata api (senpi) di blok dan kamar hunian,” tegasnya.

Nurzaman meminta seluruh proses penggeledahan dilakukan secara humanis dengan tetap mengedepankan aspek keamanan dan ketertiban. “Razia ini juga untuk memberikan rasa aman dan nyaman bagi Warga Binaan selama menjalani masa pidana di Rutan SoE,” tuturnya.

Perwakilan Polres Timor Tengah Selatan, IPTU I Ketut Gede Darsana, menyampaikan dukungan terhadap razia serta sinergi antara Aparat Penegak Hukum dan Rutan SoE dalam mencegah masuknya barang terlarang ke lingkungan Rutan. “Kami akan terus mendukung upaya pencegahan dan pemberantasan peredaran narkoba dan barang-barang terlarang di lingkungan Rutan,” tegasnya.

Dari hasil penggeledahan di empat blok hunian, petugas tidak menemukan narkoba, handphone maupun senpi. Namun, petugas menemukan dan mengamankan sejumlah barang yang dilarang berada di blok maupun kamar hunian, di antaranya paku, pisau silet, pemantik, utas tali, potongan kayu, dan batu. Seluruh barang hasil temuan tersebut kemudian diamankan untuk dimusnahkan sesuai ketentuan dan aturan yang berlaku.

Usai razia, kegiatan dilanjutkan dengan tes urine secara acak terhadap Warga Binaan dan petugas. Sebanyak 20 Warga Binaan dan 10 petugas Rutan SoE mengikuti tes urine. Hasil pemeriksaan menunjukkan seluruh peserta dinyatakan negatif.

Melalui kegiatan tersebut, Rutan SoE menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat pengawasan dan deteksi dini terhadap potensi gangguan kamtib sekaligus memastikan lingkungan hunian tetap aman, tertib, dan mendukung pembinaan Warga Binaan. (IR)

 

 

Kontributor: Rutan SoE

What's Your Reaction?

like
1
dislike
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0