Rutan Majene Gandeng Kemenag Majene Gelar Kelas Iqra bagi Warga Binaan
Majene, INFO_PAS – Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Majene terus tingkatkan kualitas pembinaan kepribadian bagi Warga Binaan melalui berbagai program pembinaan yang berfokus pada penguatan nilai-nilai keagamaan. Salah satu upaya tersebut diwujudkan melalui kelas Iqra bekerja sama dengan Kantor Kementerian Agama (Kemenaga) Kabupaten Majene melalui Penyuluh Agama Islam KUA Kecamatan Banggae di Masjid Raudhatul Ikhsan Rutan Majene, Rabu (24/6).
Kelas Iqra ini ditujukan bagi Warga Binaan yang masih berada pada tahap dasar dalam mempelajari huruf hijaiyah dan membaca Al-Qur’an. Melalui metode pembelajaran yang sederhana dan mudah dipahami, para peserta dibimbing secara bertahap agar mengenal, membaca, dan memahami bacaan Al-Qur’an dengan baik dan benar.
Pembina Kepribadian Rutan Majene, Misbahuddin, menyampaikan kelas Iqra merupakan salah satu program pembinaan keagamaan untuk meningkatkan kemampuan baca tulis Al-Qur’an sekaligus memperkuat keimanan dan ketakwaan Warga Binaan. Selain memberikan bekal pengetahuan agama, kegiatan ini juga menjadi sarana pembentukan karakter yang lebih baik selama menjalani masa pembinaan.
“Kami berharap Warga Binaan memanfaatkan waktu pembinaan untuk meningkatkan kemampuan membaca Al-Qur’an dan memperkuat nilai-nilai spiritual dalam diri mereka. Pembinaan keagamaan seperti ini menjadi salah satu bekal penting agar mereka menjadi pribadi yang lebih baik ketika kembali ke tengah masyarakat,” ujar Misbahuddin.
Sementara itu, Penyuluh Agama Islam KUA Kecamatan Banggae, Hj. Nasriah, mengapresiasi semangat belajar yang ditunjukkan oleh Warga Binaan. Menurutnya, kemampuan membaca Al-Qur’an merupakan fondasi penting dalam memahami ajaran Islam dan menjadi bekal berharga dalam menjalani kehidupan sehari-hari.
“Kami melihat antusiasme yang sangat baik dari para peserta. Semoga melalui pembelajaran yang dilakukan secara bertahap dan berkelanjutan ini, Warga Binaan makin lancar membaca Al-Qur’an dan termotivasi untuk terus mendalami ilmu agama sebagai pedoman hidup,” harapnya.
Rudiansyah, salah satu Warga Binaan yang mengikuti kegiatan tersebut, mengungkapkan rasa syukur dan kebahagiaannya karena mendapatkan kesempatan belajar membaca Al-Qur’an selama menjalani masa pembinaan di Rutan Majene. “Banyak ilmu yang saya dapatkan dan kemampuan membaca Al-Qur’an saya juga makin meningkat. Semoga kegiatan seperti ini terus dilaksanakan karena sangat bermanfaat bagi kami untuk memperbaiki diri,” ungkapnya.
Melalui sinergi yang terjalin antara Rutan Majene dan Kemenag Kabupaten Majene, diharapkan program pembinaan keagamaan seperti kelas Iqra terus dilaksanakan berkelanjutan. Dengan demikian, Warga Binaan tidak hanya memperoleh pengetahuan keagamaan, tetapi juga memiliki kesempatan untuk memperbaiki diri, meningkatkan kualitas spiritual, dan mempersiapkan diri menjadi pribadi yang lebih baik ketika kembali ke tengah masyarakat. (IR)
Kontributor: Rutan Majene
What's Your Reaction?


