Rutan Marabahan Lanjutkan Program Literasi, Warga Binaan Belajar Kemampuan Berhitung Dasar
Marabahan, INFO_PAS — Program pembinaan literasi bagi Warga Binaan di Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Marabahan terus berlanjut melalui kerja sama dengan Satuan Pendidikan Nonformal (SPNF) Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) Kabupaten Barito Kuala. Pada Selasa (22/9), Warga Binaan mendapatkan pembelajaran kemampuan numerasi dasar berupa materi berhitung sederhana.
Kegiatan tersebut merupakan kelanjutan dari program pendampingan literasi yang sebelumnya telah dilaksanakan bersama SPNF SKB Batola, khususnya bagi Warga Binaan yang masih membutuhkan peningkatan kemampuan dasar membaca, menulis, dan berhitung. Dalam pembelajaran kali ini, peserta diberikan materi pengenalan angka, operasi hitung sederhana, dan latihan perhitungan yang berkaitan dengan aktivitas sehari-hari.
Kepala Rutan Marabahan, Moch. Yudha Triwangga, menyampaikan keberlanjutan program tersebut menjadi komitmen dalam memberikan akses pembelajaran bagi Warga Binaan. “Kami ingin memastikan program pembinaan seperti ini terus berjalan dan memberikan manfaat nyata bagi Warga Binaan. Kemampuan dasar membaca, menulis, dan berhitung merupakan hal penting yang dapat membantu mereka dalam menjalani kehidupan sehari-hari. Karena itu, melalui kerja sama bersama SPNF SKB Batola, kami terus memberikan ruang agar mereka dapat belajar dan meningkatkan kemampuan dirinya,” tegasnya.
Proses pembelajaran berlangsung secara bertahap dengan metode yang disesuaikan dengan kemampuan masing-masing peserta. Selain didampingi oleh tenaga pengajar dari SPNF SKB Kabupaten Barito Kuala, kegiatan ini juga mendapat dukungan dari peserta Maganghub Rutan Marabahan yang turut membantu proses pendampingan selama pembelajaran berlangsung.
Perwakilan SPNF SKB Kabupaten Barito Kuala, Etna Handayani, menjelaskan pembelajaran dilakukan secara bertahap agar materi diterima dengan baik oleh peserta. “Pada pembelajaran kali ini kami memberikan materi berhitung sederhana sebagai penguatan kemampuan numerasi dasar. Prosesnya dilakukan secara perlahan dengan menyesuaikan kemampuan masing-masing peserta sehingga mereka mengikuti pembelajaran dengan nyaman dan memahami materi yang diberikan,” jelasnya.
Salah seorang Warga Binaan berinisial S senang kembali mengikuti kegiatan pembelajaran tersebut. Ia mengatakan materi berhitung yang diberikan memberikan manfaat karena membantu meningkatkan kemampuan dasar yang sebelumnya masih perlu diperbaiki.
“Tadi kami belajar tentang hitungan dasar dan cara menyelesaikan soal sederhana. Bagi saya ini sangat membantu karena sebelumnya masih ada beberapa hal yang belum saya pahami,” tuturnya. (IR)
Kontributor: Rutan Marabahan
What's Your Reaction?


