Rutan Masohi Gandeng APH Gelar Penggeledahan Blok Hunian dan Tes Urine
Masohi, INFO_PAS – Tindak lanjuti arahan Direktur Jenderal Pemasyarakatan, Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Masohi gelar penggeledahan blok hunian dan tes urine mendadak, Jumat (18/9) malam. Kegiatan ini libatkan Aparat Penegak Hukum (APH) setempat, antara lain Kepolisian Sektor (Polsek) Kota Masohi, Personel Batalyon Infanteri 731/Kabaresi, Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Maluku Tengah, serta Koramil 1502-02 Amahai.
Penggeledahan dilakukan secara teliti sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP) dengan menyisir tiga blok hunian, termasuk blok Warga Binaan perempuan. Usai penggeledahan, tim medis Klinik Sikaturam Rutan Masohi didampingi Satresnarkoba Polres Maluku Tengah lakukan tes urine secara acak kepada 5 pegawai dan 10 Warga Binaan.
Kepala Rutan Masohi, Idris Kilkoda, menyampaikan bahwa kolaborasi lintas instansi ini penting untuk memastikan Rutan tetap aman dan bersih dari barang terlarang.
"Penggeledahan gabungan ini adalah bentuk sinergi APH untuk menciptakan lingkungan Rutan yang kondusif, aman, dan bebas dari gangguan keamanan dan ketertiban (kamtib). Langkah ini juga bertujuan mencegah masuknya ponsel, narkoba, senjata tajam, serta barang terlarang lainnya. Puji Tuhan, seluruh rangkaian berjalan lancar," ujar Idris.
Apresiasi senada disampaikan oleh Kapolsek Kota Masohi, IPDA J. Roni Sameaputty, yang turut mengawal jalannya operasi gabungan tersebut.
"Dari hasil penyisiran dan pemeriksaan secara menyeluruh bersama tim gabungan, kami memastikan tidak ditemukan barang terlarang seperti ponsel maupun narkoba di dalam blok hunian. Ini menunjukkan komitmen kuat Rutan Masohi dalam menjaga sterilitas dan keamanan lingkungan Rutan," tegas Ipda Roni.
Dari hasil razia, petugas mengamankan sejumlah barang terlarang, antara lain: 23 korek api gas, 7 silet, 6 botol kaca, 9 paku, 1 pisau, 1 cutter, 1 jarum suntik, serta beberapa barang berbahan besi dan kaca lainnya.
Meski demikian, tim gabungan tidak menemukan barang berbahaya kategori berat seperti handphone, narkotika, maupun senjata tajam rakitan.
Sementara itu, hasil pemeriksaan tes urine terhadap petugas maupun Warga Binaan menunjukkan seluruh sampel negatif.
Kasat Resnarkoba Polres Maluku Tengah, AKP Rido Masihin, mengapresiasi keterbukaan Rutan Masohi.
"Berdasarkan hasil pemeriksaan, tes urine yang dilakukan terhadap 10 orang Warga Binaan dan 5 orang pegawai menunjukkan hasil negatif, serta tidak ditemukan indikasi peredaran maupun penyalahgunaan narkoba di dalam Rutan. Kami sangat mengapresiasi keterbukaan dan komitmen Rutan Masohi dalam mewujudkan lingkungan yang benar-benar bersih dari narkoba," katanya.
Penggeledahan dan tes urine tersebut bagian dari langkah deteksi dini Rutan Masohi untuk menjaga keamanan dan ketertiban sekaligus mencegah peredaran dan penyalahgunaan narkotika di lingkungan Rutan. (afn)
Kontributor: Humas Rutan Masohi
What's Your Reaction?


