Rutan Pelaihari Gandeng Puskesmas Angsau Gelar Skrining PTM dan VCT Mobile bagi Warga Binaan
Pelaihari, INFO_PAS – Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Pelaihari bekerja sama dengan Puskesmas Angsau dan Dinas Kesehatan Kabupaten Tanah Laut gelar kegiatan Pos Pembinaan Terpadu Penyakit Tidak Menular (Posbindu PTM) serta pemeriksaan Voluntary Counseling and Testing (VCT) Mobile HIV/AIDS dan Hepatitis bagi Warga Binaan di Klinik Pratama Rutan Pelaihari, Selasa (23/6).
Kegiatan ini merupakan upaya deteksi dini dan pencegahan penyakit pastikan Warga Binaan memperoleh layanan kesehatan yang optimal selama jalani masa pembinaan.
Sebanyak 29 Warga Binaan ikuti skrining Posbindu PTM yang meliputi wawancara riwayat kesehatan, pengukuran fisik, pemeriksaan tekanan darah, dan gula darah, serta konseling kesehatan. Hasil pemeriksaan menunjukkan 16 orang mengalami hipertensi, 4 orang hiperglikemia, 2 orang hipertensi disertai hiperglikemia, dan 7 orang dalam kondisi normal.
Kepala Subseksi Pelayanan Tahanan Rutan Pelaihari, Galang Tresno Prakoso, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk komitmen dalam pemenuhan hak kesehatan Warga Binaan.
“Melalui kerja sama dengan Puskesmas Angsau, kami berupaya memastikan Warga Binaan mendapatkan layanan kesehatan berkelanjutan serta deteksi dini terhadap berbagai risiko penyakit agar dapat segera ditindaklanjuti,” ujarnya.
Petugas Kesehatan Klinik Pratama Rutan Pelaihari, Andika, menambahkan bahwa hasil skrining menjadi dasar pemantauan kesehatan Warga Binaan yang memiliki faktor risiko.
“Deteksi dini penting agar kondisi kesehatan dapat segera ditangani sebelum berkembang menjadi penyakit yang lebih serius,” jelasnya.
Selain itu, tim kesehatan juga melaksanakan pemeriksaan VCT Mobile terhadap 50 Warga Binaan untuk deteksi HIV/AIDS dan Hepatitis, dengan hasil seluruh peserta dinyatakan nonreaktif.
Koordinator Penyakit Tidak Menular Puskesmas Angsau, Retnowati, mengatakan bahwa skrining rutin penting untuk meningkatkan kesadaran hidup sehat.
“Melalui skrining kesehatan, faktor risiko dapat diketahui lebih awal sehingga penanganan dan edukasi dapat diberikan secara tepat,” ujarnya.
Kegiatan ini menjadi bentuk sinergi antara Rutan Pelaihari dan Puskesmas Angsau tingkatkan kualitas layanan kesehatan Warga Binaan melalui pendekatan pencegahan dan deteksi dini. (afn)
Kontributor: Humas Rutan Pelaihari
What's Your Reaction?


