Satu Komitmen Lawan TB, Kanwil Ditjenpas dan Dinkes Prov. Maluku Bergerak Bersama

Satu Komitmen Lawan TB, Kanwil Ditjenpas dan Dinkes Prov. Maluku Bergerak Bersama

Ambon, INFO_PAS — Kantor Wilayah (kanwil) Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Maluku perkuat sinergi dengan Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Maluku dalam upaya pengendalian dan percepatan penanggulangan Tuberkulosis (TB), khususnya di lingkungan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) dan Rumah Tahanan Negara (Rutan). Komitmen tersebut ditunjukkan melalui keikutsertaan Tim Perawatan Kesehatan dan Rehabilitasi Kanwil Ditjenpas Maluku dalam Pertemuan Monitoring dan Evaluasi TB Tingkat Provinsi Maluku di Hotel Golden Palace Kota Ambon selama tiga hari mulai Senin (28/9) hingga Rabu (30/9).

Jamil Hakim selaku perwakilan Kanwil Ditjenpas Maluku menyampaikan penanganan TB membutuhkan pembagian peran dan dukungan antarlembaga. “Katong buka akses dan tempat, dinkes bantu dari sisi teknis kesehatan. Katong baku topang sama-sama supaya target TB di Maluku bisa tercapai. Dengan kolaborasi ini, skrining, deteksi dini, sampai tindak lanjut pengobatan dapat dilakukan lebih optimal di Lapas dan Rutan,” ujarnya.

Hal senada disampaikan Kepala Bidang Pelayanan dan Pembinaan, Novriadi. Ia menegaskan sinergi dengan dinkes menjadi bagian penting dalam memastikan pelayanan kesehatan bagi Warga Binaan dan Tahanan terlaksana berkelanjutan.

“Pemasyarakatan memiliki peran dalam menyediakan akses dan mendukung pelaksanaan kegiatan di Unit Pelaksana Teknis, sementara dinkes memberikan dukungan teknis sesuai bidang kesehatan. Dengan kerja sama yang baik, upaya deteksi dini, pengobatan, dan pencegahan penularan berjalan lebih terintegrasi,” jelas Novriadi.

Sebelumnya, kegiatan tersebut dibuka oleh Kepala Dinkes Provinsi Maluku, Elna Sitourisme Anakotta, dan menjadi forum untuk mengevaluasi perkembangan capaian program TB, membahas berbagaikendala pelaksanaan, sekaligus memperkuat kolaborasi lintas sektor. Ia menekankan penanggulangan TB membutuhkan keterlibatan berbagai pihak dan tidak dapat dilakukan oleh sektor kesehatan secara sendiri.

“Kami mendorong agar hasil monitoring dan evaluasi menjadi dasar dalam memperkuat tindak lanjut program di lapangan sehingga setiap kendala yang ditemukan dapat segera ditangani melalui koordinasi antarsektor,” ucap Elna.

Pertemuan tersebut turut menghadirkan UNICEF Maluku Utara dan Maluku, dr. Aulia Rahman, sebagai pemateri yang memberikan penguatan terkait upaya penanggulangan TB dan pentingnya kolaborasi dalam pelaksanaan program. Selain itu, ada pula materi mengenai perkembangan program, tantangan pengendalian TB, serta langkah-langkah yang perlu diperkuat dalam penemuan dan penanganan kasus di wilayah Maluku.

Melalui kegiatan ini, Kanwil Ditjenpas Maluku bersama Dinkes Provinsi Maluku memperkuat komitmen dalam penanggulangan TB. Kolaborasi tersebut diharapkan memperkuat penemuan kasus secara dini, memastikan keberlanjutan pengobatan, mencegah penularan TB di lingkungan Pemasyarakatan, serta mendukung pencapaian target penanggulangan dan eliminasi TB di Maluku dan Indonesia pada 2030. (IR)

 

 

Kontributor: Kanwil Ditjenpas Maluku

What's Your Reaction?

like
0
dislike
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0