Sidang TPP Lapas Sanana Segera Rekomendasikan WBP Crash Program

Sidang TPP Lapas Sanana Segera Rekomendasikan WBP Crash Program

Sanana, INFO_PAS – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Sanana langsung merespon Surat Edaran Direktur Jenderal Pemasyarakatan Nomor: PAS-1386.PK.01.04.06 Tahun 2019 tentang Pelaksanaan Crash Program Pemberian Cuti Bersyarat (CB), Cuti Menjelang Bebas (CMB, serta Pembebasan Bersyarat (PB) Bagi Narapidana dan Anak. Pada Rabu (4/12) Lapas Sanana menggelar Sidang Tim Pengamat Pemasyarakatan (TPP) untuk membahas Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) yang akan masuk dalam Crash Program.

 

Saat membuka Sidang TPP, Kepala Lapas Sanana, Noveri Budisantoso, menginstruksikan jajarannya segera menindaklanjuti surat edaran tersebut. “Segera rekomendasikan WBP yang saat ini belum ada penjamin untuk segera dilakukan penelitian kemasyarakatan (litmas) oleh balai pemasyakatan (bapas),” pinta Noveri.

 

Crash Program dilaksanakan melalui penyederhanaan persyaratan administratif terhadap usulan pemberian PB, CMB, dan CB bagi Anak dan narapidana. Saat ini, dua WBP Lapas Sanana terkendala pemberian hak-hak integrasi karena tidak ada penjamin sehingga diharapkan melalui Crash Program WBP tersebut dapat diusulkan program PB.

Selain membahas Crash Program, Sidang TPP Lapas Sanana juga membahas rencana penunjukan tamping, pemuka, dan rencana kerja TPP tahun 2020. Hasilnya, Sidang TPP melahirkan beberapa hasil rekomendasi, diantaranya segera meminta litmas ke bapas menindaklanjuti Crash Program, penyampaian WBP yang diangkat tamping dan pemuka pada tahun 2020, serta penguatan TPP tahun 2020.

 

Langkah-langkah yang dilaksanakan Lapas Sanana diharapkan turut mendukung upaya Direktorat Jenderal Pemasyarakatan dalam menanggulangi kondisi overcrowding Pemasyarakatan. “Semoga momentum Crash Program mampu menangulangi kondisi overcrowding di lapas,” harap Noveri.

 

 

 

 

Kontributor: Lapas Sanana

What's Your Reaction?

like
4
dislike
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0