Tadarus Surah Al-An’am, Lapas Batulicin Dorong Warga Binaan Perlancar Bacaan Al-Qur’an

Tadarus Surah Al-An’am, Lapas Batulicin Dorong Warga Binaan Perlancar Bacaan Al-Qur’an

Batulicin, INFO_PAS – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Batulicin dorong Warga Binaan perlancar bacaan Al-Qur’an melalui kegiatan tadarus Surah Al-An’am, Rabu (30/9). Kegiatan ini jadi ruang bagi Warga Binaan untuk tingkatkan kemampuan membaca sekaligus menghayati kandungan ayat sebagai bagian dari pembinaan kepribadian.

Tadarus berlangsung di Masjid At-Taubah Lapas Batulicin dan diikuti Warga Binaan secara khusyuk. Surah Al-An’am yang dibaca pada kesempatan tersebut merupakan surah ke-6 dalam Al-Qur’an yang terdapat pada Juz 7 dan Juz 8.

Kegiatan tidak hanya ditujukan bagi Warga Binaan yang telah lancar membaca Al-Qur’an, tetapi juga berikan ruang belajar bagi mereka yang masih membutuhkan bimbingan. Warga Binaan yang telah mampu membaca Al-Qur’an ditunjuk sebagai santri pendamping untuk mengajarkan Iqra kepada rekan yang masih dalam tahap belajar.

Kepala Subseksi Pembinaan Lapas Batulicin, Harry Indrawan, menjelaskan bahwa tadarus dan pembelajaran Iqra dilaksanakan secara berkesinambungan agar kemampuan membaca Al-Qur’an dapat berkembang secara bertahap. Menurutnya, pendampingan tersebut memberikan kesempatan kepada Warga Binaan untuk belajar sesuai dengan kemampuan masing-masing.

"Kami memberikan ruang kepada Warga Binaan untuk belajar membaca Al-Qur’an sesuai dengan tahap kemampuannya. Bagi yang sudah lancar dapat mengikuti tadarus, sementara yang masih belajar mendapat pendampingan melalui pembelajaran Iqra," jelas Harry.

Salah seorang Warga Binaan, S, mengaku senang dapat mengikuti tadarus sekaligus memperoleh kesempatan memperbaiki kemampuan membaca Al-Qur’an. Ia menilai kegiatan tersebut membantunya lebih tekun berlatih dan memahami bacaan secara bertahap.

"Kegiatan ini membuat saya lebih semangat belajar membaca Al-Qur’an. Bagi yang belum lancar, bisa belajar Iqra terlebih dahulu dan terus berlatih sampai mampu membaca Al-Qur’an dengan lebih baik," ungkap S.

Sementara itu, Kepala Lapas Batulicin, Thoha Yahya Umar Sidiq, mendukung kegiatan tadarus dan pembelajaran Iqra sebagai bagian dari pembinaan kepribadian Warga Binaan.

"Kami ingin kegiatan keagamaan di Lapas tidak hanya menjadi rutinitas, tetapi juga memberikan proses belajar yang nyata bagi Warga Binaan. Tadarus dan pembelajaran Iqra diharapkan dapat membantu mereka memperbaiki bacaan sekaligus memperkuat kesadaran untuk terus mendekatkan diri kepada Allah," ujar Thoha.

Tadarus Al-Qur’an dan pembelajaran Iqra dilaksanakan secara rutin setiap Senin hingga Kamis setelah Salat Duha berjamaah. (afn)

 

Kontributor: Humas Lapas Batulicin

 

What's Your Reaction?

like
0
dislike
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0