Tahap Awal Pembinaan, Ratusan Warga Binaan Baru Lapas Kelas I Cipinang Jalani Asesmen Psikologi

Tahap Awal Pembinaan, Ratusan Warga Binaan Baru Lapas Kelas I Cipinang Jalani Asesmen Psikologi

Jakarta, INFO_PAS – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Cipinang laksanakan asesmen psikologi bagi Warga Binaan baru sebagai tahap awal pembinaan, Jumat (10/4). Pelaksanaan asesmen dilakukan dengan pendekatan berbasis data melalui penerapan metode baru yang dikembangkan untuk menghasilkan profil individu yang akurat.

Sebanyak 122 Warga Binaan baru menjadi target dalam pelaksanaan asesmen ini. Tidak hanya menitikberatkan pada aspek psikologis, tetapi juga mencakup kondisi sosial, keterampilan, hingga perilaku Warga Binaan. Kegiatan ini menjadi langkah strategis dalam mengidentifikasi kondisi dan menentukan pola pembinaan yang tepat bagi Warga Binaan. 

Kepala Lapas Kelas I Cipinang, Wachid Wibowo, menegaskan asemen ini merupakan dasar utama dalam menentukan program pembinaan yang tepat sasaran. “Kami berharap melalui metode baru berbasis data ini, hasil asesmen lebih objektif dan terukur sehingga mampu menggambarkan latar belakang dan kondisi psikologis Warga Binaan secara komperhensif agar program pembinaan yang diberikan lebih efektif,” harapnya.

Metode baru yang dilakukan berupa wawancara sebagai tahap skrining kesehatan jiwa dengan menggunakan instrumen BJMHS. Melalui alat ini, hasil asesmen diinterpretasikan untuk mengidentifikasi kondisi psikologis Warga Binaan. Apabila ditemukan indikator tertentu yang memerlukan penanganan lebih lanjut, maka Warga Binaan dapat dirujuk ke rumah sakit guna mendapatkan layanan lanjutan, seperti terapi maupun pengobatan.

Sementara itu, Kepala Seksi Perawatan, Nur Abimantrana Pamungkas, menyampaikan hasil asesmen ini menjadi acuan dalam memberikan layanan kesehatan mental Warga Binaan. “Kesehatan mental memiliki peran penting dalam proses pembinaan. Melalui asesmen ini, kami melakukan deteksi dini kondisi Warga Binaan sekaligus menentukan tindak lanjut yang diperlukan,” jelasnya.

Salah satu peserta pemagangan nasional yang berperan dalam proses penilaian, Bianca Haniyah Martha, mengungkapkan antusiasmenya selama mengikuti kegiatan tersebut. “Kami senang dapat terlibat langsung dalam proses asesmen ini, terlebih dengan adanya metode penilaian baru yang memberikan pemahaman mendalami terhadap kondisi awal psikologi awal Warga Binaan baru.” ungkapnya.

Melalui kegiatan ini, Lapas Kelas I Cipinang berupaya meningkatkan kualitas pembinaan yang lebih terarah dan berbasis kebutuhan guna mendukung proses reintegrasi sosial Warga Binaan secara optimal. Upaya ini selaras dengan semangat Kerja Nyata dan Pelayanan PRIMA dalam mewujudkan Pemasyarakatan yang humanis, adaptif, dan berorientasi pada perubahan positif. (IR)

 


Kontributor: Lapas Kelas I Cipinang
 

What's Your Reaction?

like
2
dislike
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0