Tambahan 245 Buku Baru Perkaya Koleksi Pojok Baca Lapas Batulicin
Batulicin, INFO PAS – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Batulicin perkaya pilihan bacaan bagi Warga Binaan melalui tambahan 245 buku baru, Selasa (22/9). Tambahan koleksi dari Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Tanah Bumbu tersebut membuat Pojok Baca Lapas Batulicin kini memiliki 845 eksemplar dengan pilihan bacaan yang makin beragam mencakup pengetahuan umum, keterampilan, kesehatan, keagamaan, teknologi, peternakan, dan beragam bacaan lainnya.
Pojok Baca Lapas Batulicin menyediakan layanan membaca di tempat sekaligus peminjaman buku untuk dibawa ke blok hunian dengan masa pinjam selama tiga hari. Antusiasme Warga Binaan terhadap kegiatan membaca menjadi dorongan agar keberadaan koleksi terus dimanfaatkan sebagai sumber pengetahuan dan pengisi waktu produktif.
Staf Pembinaan, Donny Anwar, menilai keberadaan koleksi yang terus diperbarui perlu diimbangi dengan pemanfaatan secara aktif oleh Warga Binaan. Menurutnya, Pojok Baca menjadi ruang untuk menemukan informasi baru sekaligus mengisi waktu dengan kegiatan yang memberi manfaat.
“Yang terpenting bukan hanya bertambahnya koleksi, tetapi bagaimana buku-buku tersebut benar-benar dimanfaatkan. Kami ingin Pojok Baca menjadi ruang yang mendorong Warga Binaan untuk membaca, mencari informasi, dan menggunakan waktu luang dengan kegiatan yang positif,” jelas Donny.
Salah seorang Warga Binaan, A, menyambut gembira bertambahnya koleksi buku di Pojok Baca. Pilihan bacaan yang makin banyak membuat dirinya lebih leluasa menemukan buku yang sesuai minatnya.
“Saya senang karena ada tambahan buku baru yang bisa menjadi pilihan untuk dibaca. Semoga makin banyak pilihan bacaan membuat kami lebih semangat datang ke Pojok Baca dan terus menambah pengetahuan,” harap A.
Sementara itu, Kepala Lapas Batulicin, Thoha Yahya Umar Sidiq, berharap penambahan koleksi tersebut makin mendorong Warga Binaan memanfaatkan waktu dengan kegiatan literasi. Ia menilai keberadaan buku menjadi sarana untuk membuka wawasan sekaligus menghadirkan aktivitas positif selama menjalani masa pembinaan.
“Bertambahnya koleksi buku tentu memberikan lebih banyak pilihan bagi Warga Binaan untuk membaca. Kami berharap mereka makin termotivasi memanfaatkan Pojok Baca, karena dari membaca ada pengetahuan dan wawasan baru yang menjadi bekal selama menjalani pembinaan,” ujar Thoha.
Kehadiran 245 buku baru membuat Pojok Baca Lapas Batulicin tidak hanya bertambah jumlah koleksinya, tetapi juga makin luas pilihan pengetahuan yang dapat dijangkau Warga Binaan. Dari satu buku yang dibaca, diharapkan tumbuh rasa ingin tahu dan kebiasaan berliterasi yang terus berkembang selama masa pembinaan. (IR)
Kontributor: Lapas Batulicin
What's Your Reaction?


