Tanam Harapan di SAE, Bekal Warga Binaan Lapas Palu Kembali ke Masyarakat

Tanam Harapan di SAE, Bekal Warga Binaan Lapas Palu Kembali ke Masyarakat

Palu, INFO_PAS – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Palu terus perkuat pembinaan kemandirian bagi Warga Binaan melalui Sarana Asimilasi dan Edukasi (SAE). Program ini menjadi proses pembinaan dan reintegrasi sosial untuk mempersiapkan Warga Binaan kembali ke masyarakat dengan keterampilan, sikap, dan pengalaman yang lebih baik.

Saat ini, 11 Warga Binaan mengikuti pembinaan kemandirian di SAE Desa Langaleso dan empat Warga Binaan mengikuti kegiatan pembinaan kemandirian di SAE samping Lapas Palu. Mereka dilibatkan secara langsung dalam kegiatan pertanian sebagai embelajaran kerja produktif dan berkelanjutan. Pada sektor pertanian, Warga Binaan mengelola berbagai komoditas, meliputi kangkung, bayam, terong, jambu, jagung, dan kelapa.

Hasilnya, pada Senin (14/9), Warga Binaan sukses panen kangkung sebanyak 80 kilogram di SAE Desa Langaleso dan 80 kilogram di SAE samping Lapas Palu. Panen ini menjadi proses pembinaan kemandirian yang dilakukan berkelanjutan, mulai dari pengolahan lahan, penanaman, pemeliharaan hingga panen. Melalui kegiatan tersebut, Warga Binaan mendapatkan pengalaman langsung dalam mengelola hasil pertanian sekaligus belajar menjaga kualitas dan produktivitas tanaman.

Kepala Lapas Palu, Makmur, mengatakan SAE menjadi salah satu sarana penting dalam mempersiapkan Warga Binaan menghadapi proses reintegrasi sosial. “Kami ingin pembinaan yang diberikan memiliki manfaat nyata bagi Warga Binaan. Melalui kegiatan pertanian dan peternakan di SAE, mereka mendapatkan keterampilan sekaligus belajar bertanggung jawab. Harapannya, keterampilan tersebut menjadi bekal ketika mereka kembali ke masyarakat,” harapnya.

Salah seorang Warga Binaan, Riski, menyampaikan kegiatan di SAE memberikan pengalaman baru yang bermanfaat. “Kami belajar bertani, disiplin, dan bertanggung jawab terhadap pekerjaan. Saya berharap ilmu yang diperoleh di sini menjadi bekal setelah kembali kepada keluarga dan masyarakat,” ungkapnya.

Lapas Palu terus mendorong agar pembinaan kemandirian berjalan secara konsisten dan memberikan dampak positif. Dengan keterlibatan Warga Binaan dalam kegiatan pertanian dan peternakan, proses reintegrasi diharapkan tidak hanya mempersiapkan mereka untuk kembali ke masyarakat, tetapi juga membentuk pribadi yang lebih mandiri, produktif, dan siap berkontribusi secara positif di lingkungan keluarga maupun masyarakat. (IR)

 

 

Kontributor: Lapas Palu

What's Your Reaction?

like
0
dislike
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0