Ubah Lahan Kosong Jadi Produktif, Lapas Ambon Panen 50 Kg Jagung

Ubah Lahan Kosong Jadi Produktif, Lapas Ambon Panen 50 Kg Jagung

Ambon, INFO_PAS – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Ambon panen 50 kilogram jagung hasil pembinaan kemandirian Warga Binaan di area brandgang Lapas, Rabu (23/9). Tanaman tersebut dibudidayakan dengan memanfaatkan lahan kosong di lingkungan Lapas.

Hasil panen tersebut bagian dari pelaksanaan pembinaan kemandirian sekaligus dukungan terhadap Program Aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan melalui pemanfaatan lahan idle untuk kegiatan produktif.

Kepala Seksi Kegiatan Kerja Lapas Ambon, Zulkipli Salampessy, menjelaskan bahwa hasil panen tersebut merupakan buah dari ketekunan Warga Binaan dalam mengolah dan merawat tanaman jagung. Ia mengapresiasi produktivitas yang ditunjukkan Warga Binaan selama mengikuti program kemandirian.

"Kami sangat bersyukur kerja keras Warga Binaan dalam merawat tanaman jagung ini membuahkan hasil memuaskan sebanyak 50 kilogram. Ini membuktikan bahwa pembinaan kemandirian di bidang pertanian berjalan efektif dan produktif," ujar Zulkipli Salampessy.

Sebagian hasil panen jagung segar dipasarkan kepada pegawai Lapas, sementara separuh lainnya dialokasikan untuk memenuhi kebutuhan bahan makanan di dapur Lapas bagi Warga Binaan. Hasil penjualan akan disetorkan sebagai Pendapatan Negara Bukan Pajak (PNBP), sedangkan sebagian hasil panen disisihkan untuk diberikan sebagai premi kepada Warga Binaan yang terlibat langsung dalam kegiatan bercocok tanam.

Salah satu pegawai Lapas Ambon yang turut membeli hasil panen tersebut, Roland Orno, mengapresiasi kualitas jagung yang ditanam Warga Binaan. Menurutnya, pembelian hasil panen tersebut menjadi bentuk dukungan terhadap kegiatan produktif Warga Binaan.

"Kualitas jagung hasil panen Warga Binaan ini sangat baik dan segar. Kami antusias ikut membeli karena selain mendukung program kemandirian, ini juga menjadi motivasi tersendiri bagi Warga Binaan untuk terus berkarya," tutur Roland Orno.

Salah satu Warga Binaan yang terlibat dalam pengelolaan lahan pertanian, OT, mengaku bersyukur mendapat kesempatan mengikuti pembinaan pertanian.

"Kami sangat berterima kasih atas bimbingan para petugas. Melalui kegiatan menanam jagung ini, kami jadi memiliki keahlian baru di bidang pertanian yang sangat bermanfaat, sekaligus merasa dihargai lewat pemberian premi dari hasil kerja keras kami," ungkap OT.

Sementara itu, Kepala Lapas Ambon, S. Hendra Budiman, tegaskan bahwa pemanfaatan lahan kosong menjadi lahan produktif merupakan bagian dari pembinaan kemandirian yang dilaksanakan Lapas Ambon.

"Panen jagung seberat 50 kilogram ini adalah bukti bahwa Lapas Ambon terus bergerak progresif mendukung Program Aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan. Kami ingin Warga Binaan memiliki bekal keterampilan yang produktif, sehingga kelak saat kembali ke masyarakat, mereka dapat menjadi insan yang mandiri dan berguna," tegas Hendra. (afn)

 

Kontributor: Humas Lapas Ambon

 

What's Your Reaction?

like
0
dislike
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0