Ubah Limbah Jeruk Jadi POC, Rutan Marabahan Bekali Warga Binaan Keterampilan Pertanian

Ubah Limbah Jeruk Jadi POC, Rutan Marabahan Bekali Warga Binaan Keterampilan Pertanian

Marabahan, INFO_PAS - Limbah yang sebelumnya dianggap tidak terpakai kini dimanfaatkan jadi bagian dari kegiatan pembinaan kemandirian di Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Marabahan, Senin (21/9). Warga Binaan diajarkan mengolah limbah jeruk jadi Pupuk Organik Cair (POC) sebagai salah satu praktik keterampilan di bidang pertanian.

Kegiatan tersebut dibimbing langsung oleh peserta Maganghub Rutan Marabahan yang memiliki keilmuan di bidang pertanian, dengan pengawasan Petugas Bimbingan Kerja Rutan Marabahan, Haryono. Warga Binaan mengikuti proses pembelajaran secara langsung, mulai dari menyiapkan bahan hingga memahami pengolahan limbah jeruk menjadi POC.

Petugas Bimbingan Kerja Rutan Marabahan, Haryono, mengatakan bahwa kegiatan tersebut upaya memperluas materi pembinaan kemandirian, khususnya pada sektor pertanian. Pemanfaatan limbah ini jadi nilai tambah bagi Warga Binaan karena mereka tidak hanya belajar menghasilkan produk, tetapi juga memahami pengelolaan bahan organik secara tepat.

“Kami terus berupaya mengembangkan kegiatan pertanian dengan materi yang dekat dengan kebutuhan dan kondisi di lapangan. Pengolahan limbah jeruk menjadi POC memberikan pengalaman baru bagi Warga Binaan untuk memanfaatkan bahan yang tersedia sekaligus mengenal proses pertanian yang lebih efisien,” jelas Haryono.

Peserta Maganghub, Helmiah, yang membimbing kegiatan tersebut menjelaskan bahwa pembuatan POC dilakukan melalui beberapa tahapan, mulai dari menyiapkan dan mencacah limbah jeruk, mencampurkannya dengan bahan pendukung fermentasi, hingga menyimpan campuran dalam wadah untuk proses fermentasi.

“Setelah prosesnya selesai, hasil fermentasi kemudian disaring untuk memisahkan cairan dari ampasnya. Cairan tersebut yang nantinya dapat dimanfaatkan dalam kegiatan pertanian,” ungkapnya.

Salah seorang Warga Binaan, U, yang mengikuti praktik tersebut mengaku mendapatkan pengetahuan baru mengenai pemanfaatan limbah jeruk.

“Sebelumnya saya tidak mengetahui kalau limbah jeruk bisa diolah menjadi pupuk cair. Setelah mengikuti praktik ini, saya jadi memahami prosesnya dan tertarik untuk mempelajarinya lebih lanjut. Semoga keterampilan seperti ini bisa menjadi bekal yang bermanfaat ketika kami kembali ke masyarakat,” tuturnya.

Kolaborasi antara petugas dan peserta Maganghub turut memperkaya proses pembelajaran sehingga Warga Binaan memperoleh pengetahuan dan keterampilan yang bermanfaat sebagai bekal sebelum kembali ke masyarakat. (afn)

 

Kontributor: Humas Rutan Marabahan

 

What's Your Reaction?

like
0
dislike
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0