Uji Coba Akuaponik, Lapas Pangkalpinang Panen 7 Kg Kangkung dari Gelas Bekas

Uji Coba Akuaponik, Lapas Pangkalpinang Panen 7 Kg Kangkung dari Gelas Bekas

Pangkalpinang, INFO_PAS – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Pangkalpinang kembangkan keterampilan Warga Binaan melalui uji coba akuaponik di Agroedupark dengan memanfaatkan gelas plastik bekas sebagai wadah tanam kangkung dan perairan kolam nila sebagai bagian dari sistem budidaya. Dari uji coba tersebut, sebanyak 7 kilogram kangkung segar berhasil dipanen, Senin (28/9).

Dalam praktiknya, gelas plastik bekas ditempatkan di atas kolam nila sebagai wadah tanam. Peserta magang dan Warga Binaan turut terlibat dalam penanaman hingga perawatan tanaman.

Kepala Lapas Pangkalpinang, Febie Dwi Hartanto, mengapresiasi inisiatif tersebut sebagai bentuk kreativitas dalam pembinaan kemandirian. Menurutnya, pemanfaatan barang yang sudah tidak terpakai dapat menjadi sarana belajar sekaligus memberikan pengalaman baru bagi Warga Binaan.

“Kami mengapresiasi inisiatif ini. Warga Binaan tidak hanya belajar memanfaatkan barang bekas, tetapi juga menanam, merawat, hingga memanen sebagai bagian dari pembinaan kemandirian,” ujar Febie.

Sementara itu, Kepala Seksi Kegiatan Kerja, Mulsa Afrianto, menyampaikan bahwa keterlibatan peserta magang dan Warga Binaan memberikan pengalaman langsung dalam proses budidaya hingga menghasilkan panen.

“Sejak awal mereka ikut merawat, sehingga bisa melihat langsung prosesnya sampai menghasilkan. Hasil uji coba ini juga menjadi bahan evaluasi untuk perbaikan ke depan,” kata Mulsa.

Ide akuaponik tersebut digagas Fatimah Zahra, lulusan Program Studi Agroteknologi Universitas Bangka Belitung yang kini mengikuti program magang Kementerian Ketenagakerjaan. Ia mengajak Warga Binaan menggunakan gelas plastik bekas sebagai wadah tanam kangkung di atas kolam nila.

“Gelas bekas kami gunakan sebagai wadah tanam kangkung di atas kolam nila. Tanaman dirawat bersama Warga Binaan hingga akhirnya bisa dipanen sekitar 7 kilogram,” ujar Fatimah.

Hasil panen perdana ini selanjutnya akan dievaluasi sebagai bahan penyempurnaan sistem akuaponik. Lapas Pangkalpinang akan melanjutkan pengembangan kegiatan tersebut sebagai bagian dari pembinaan kemandirian dan pemberian keterampilan praktis bagi Warga Binaan.

“Harapannya, akuaponik ini bisa terus dikembangkan menjadi kegiatan produktif yang memberikan keterampilan bagi Warga Binaan,” pungkas Fatimah. (afn)

 

Kontributor: Humas Lapas Pangkalpinang

 

What's Your Reaction?

like
0
dislike
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0