Ujian Tulis dan Praktik Kitab Al-Imrithi, Warga Binaan Lapas Mojokerto Tingkatkan Pemahaman Keagamaan
Mojokerto, INFO_PAS – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Mojokerto gelar ujian tulis dan praktik Kitab Al-Imrithi bagi Warga Binaan sebagai evaluasi pembinaan keagamaan, Senin (5/10). Kegiatan tersebut dilaksanakan di Masjid At-Taubah Lapas Mojokerto dengan materi penilaian yang mencakup kemampuan baca Al-Qur'an, tajwid, baca kitab, nahwu, shorof, dan fikih sebagai salah satu upaya untuk mengukur perkembangan pemahaman keagamaan Warga Binaan.
Petugas Pembinaan, Sidik Aji, menyampaikan ujian tidak hanya berfokus pada kemampuan membaca kitab, tetapi juga pemahaman dasar ilmu agama yang telah diberikan selama mengikuti program pembinaan. “Melalui ujian ini, kami dapat mengetahui sejauh mana pemahaman Warga Binaan terhadap materi yang telah dipelajari. Penilaian dilakukan secara menyeluruh, mulai dari membaca Al-Qur'an, tajwid, membaca kitab, nahwu, shorof, hingga fikih,” tuturnya.
Ujian berlangsung dengan tertib dan diikuti Warga Binaan yang telah mendapatkan pembelajaran keagamaan secara berkala. Materi Kitab Al-Imrithi menjadi salah satu bagian pembelajaran untuk memperkuat pemahaman nahwu sebagai dasar dalam mempelajari bahasa Arab dan membaca kitab. Selain aspek pengetahuan, kegiatan ini juga diharapkan membentuk sikap disiplin serta meningkatkan kesungguhan Warga Binaan dalam mengikuti proses pembinaan selama menjalani masa pidana.
Salah satu Warga Binaan berinisial WP mengikuti ujian dengan penuh kesungguhan sebagai evaluasi atas pembelajaran yang telah dijalani. “Ujian ini menjadi pengalaman bagi saya untuk mengetahui sejauh mana pemahaman yang sudah dipelajari. Semoga ilmu yang didapat selama mengikuti pembinaan terus saya amalkan dan menjadi bekal untuk menjadi pribadi yang lebih baik,” harapnya.
Terpisah, Kepala Lapas Mojokerto, Arifin Akhmad, mendukung pelaksanaan evaluasi pembinaan keagamaan sebagai proses pembentukan karakter Warga Binaan. “Pembinaan keagamaan merupakan bagian penting dalam membangun karakter dan memberikan bekal positif kepada Warga Binaan. Kami berharap kegiatan seperti ini terus dilaksanakan konsisten sehingga memberikan manfaat bagi Warga Binaan, baik selama berada di Lapas maupun ketika kembali ke tengah masyarakat,” harapnya. (IR)
Kontributor: Lapas Mojokerto
What's Your Reaction?


