Unit Penatu Lapas Batulicin Konsisten Hadirkan Layanan Cuci dan Setrika

Unit Penatu Lapas Batulicin Konsisten Hadirkan Layanan Cuci dan Setrika

Batulicin, INFO PAS – Unit penatu Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Batulicin terus tunjukkan produktivitasnya dengan menghadirkan layanan cuci dan setrika bagi Warga Binaan setiap hari. Keberadaan layanan tersebut menjadi pembinaan kemandirian sekaligus memenuhi kebutuhan Warga Binaan akan pakaian yang bersih, rapi, dan nyaman digunakan.

Layanan penatu memberikan dua pilihan kepada Warga Binaan, yaitu jasa cuci dan jasa setrika. Bagi Warga Binaan yang menginginkan layanan secara menyeluruh, tersedia paket full service berupa cuci sekaligus setrika dengan biaya terjangkau sehingga makin memudahkan pemenuhan kebutuhan sehari-hari.

Setiap harinya unit penatu mampu melayani rata-rata sekitar 20 kilogram pakaian milik Warga Binaan. Selain memberikan pelayanan, unit penatu juga menjadi sarana pembinaan keterampilan yang melatih kedisiplinan, tanggung jawab, dan etos kerja Warga Binaan. Pengalaman tersebut diharapkan menjadi bekal yang bernilai ketika mereka kembali ke tengah masyarakat dan ingin mengembangkan usaha secara mandiri.

Komandan Jaga, Milian Syuhada, mengatakan perkembangan unit penatu menunjukkan hasil yang makin positif sebagai salah satu program pembinaan kemandirian di Lapas Batulicin. Kegiatan tersebut tidak hanya menghadirkan pelayanan bermanfaat bagi Warga Binaan, tetapi juga menjadi media pembelajaran yang membentuk keterampilan kerja secara nyata.

"Kami melihat unit penatu terus berkembang dengan baik dan memberikan manfaat ganda. Selain memenuhi kebutuhan layanan cuci dan setrika bagi Warga Binaan, juga menjadi wadah pembinaan kemandirian yang mengajarkan tanggung jawab, disiplin, dan keterampilan kerja yang dapat dimanfaatkan setelah mereka kembali ke masyarakat," ujar Milian, Selasa (30/6).

Warga Binaan berinisial K bangga menjadi bagian dari unit penatu yang setiap hari melayani kebutuhan sesama Warga Binaan. Pengalaman tersebut menjadi penyemangat untuk terus belajar sekaligus bekal berharga yang dapat dimanfaatkan setelah menyelesaikan masa pidana.

"Saya senang dipercaya mengelola layanan penatu karena setiap hari belajar memberikan pelayanan yang baik dan bertanggung jawab. Keterampilan ini menjadi bekal yang sangat berarti bagi saya untuk memulai kehidupan yang lebih mandiri ketika bebas nanti," ungkap K.

Sementara itu, Kepala Lapas Batulicin, Thoha Yahya Umar Sidiq, menegaskan keberadaan unit penatu merupakan komitmen dalam menghadirkan pelayanan yang memenuhi kebutuhan Warga Binaan sekaligus memperkuat pembinaan kemandirian. Setiap program keterampilan harus memberikan ruang bagi Warga Binaan untuk terus belajar, berkembang, dan berkarya.

"Unit penatu merupakan bentuk pelayanan yang memberikan manfaat langsung bagi Warga Binaan sekaligus sarana pembinaan produktif. Kami berkomitmen terus menghadirkan ruang bagi Warga Binaan untuk berkreasi, mengembangkan keterampilan, dan menghasilkan karya yang kelak menjadi bekal berharga dalam membangun kehidupan yang lebih mandiri setelah kembali ke masyarakat," ujar Thoha.

Melalui pengelolaan unit penatu yang terus berkembang, Lapas Batulicin menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan pembinaan produktif dan berkelanjutan. Program ini menjadi bukti pelayanan dan pembinaan berjalan selaras untuk menciptakan Warga Binaan yang lebih terampil, mandiri, dan siap kembali menjalankan peran positif di tengah masyarakat. (IR)

 

 

Kontributor: Lapas Batulicin

What's Your Reaction?

like
0
dislike
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0