Warga Binaan Buddha di Lapas Pangkalpinang Khusyuk Lantunkan Paritta Suci

Warga Binaan Buddha di Lapas Pangkalpinang Khusyuk Lantunkan Paritta Suci

Pangkalpinang, INFO_PAS – Warga Binaan Buddha di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Pangkalpinang ikuti doa bersama dengan melantunkan Paritta Suci sebagai pembinaan kepribadian kerohanian, Selasa (30/6). Kegiatan yang berlangsung di Kelenteng Guan Yin Ting Lapas Pangkalpinang ini bertujuan meningkatkan keimanan, ketenangan batin, dan membentuk karakter Warga Binaan agar menjadi pribadi yang lebih baik.

Kepala Subseksi Bimbingan Kemasyarakatan dan Perawatan, Rangga Yuliansyah, menyampaikan pembinaan keagamaan merupakan salah satu program yang secara konsisten diberikan kepada seluruh Warga Binaan sesuai agama dan kepercayaan masing-masing. Kegiatan tersebut menjadi sarana untuk menumbuhkan kesadaran diri, memperkuat nilai-nilai moral, dan menciptakan suasana pembinaan harmonis di Lapas.

"Melalui pembacaan Paritta Suci, kami berharap Warga Binaan memperoleh ketenangan batin, meningkatkan kualitas spiritual, dan menjadikan ajaran agama sebagai pedoman untuk memperbaiki diri," harap Rangga.

Kegiatan ini dipandu Penyuluh Agama Buddha dari Kementerian Agama Kabupaten Bangka, Pungki, yang memberikan bimbingan mengenai makna pembacaan Paritta Suci sebagai tuntunan kehidupan. Ia menjelaskan Paritta bukan sekadar rangkaian doa, tetapi juga mengandung ajaran Buddha yang mengajarkan cinta kasih, kesabaran, pengendalian diri, dan kebijaksanaan dalam menjalani kehidupan sehari-hari.

"Kami berharap kegiatan ini menjadi bekal bagi Warga Binaan membangun sikap positif, meningkatkan pengendalian diri, dan menjadi pribadi yang lebih baik setelah menyelesaikan masa pembinaan," tutur Pungki.

Salah seorang Warga Binaan berinisial R bersyukur mengikuti pembinaan kerohanian secara rutin di Kelenteng Guan Yin Ting. Kegiatan tersebut memberikan ketenangan hati dan menjadi motivasi untuk terus memperbaiki diri selama menjalani masa pidana.

"Melalui doa dan pembacaan Paritta Suci, saya merasa lebih tenang, belajar mengendalikan diri, dan termotivasi untuk menjadi pribadi yang lebih baik," ungkap R.

Melalui ibadah ini, Lapas Pangkalpinang berharap Warga Binaan memiliki karakter yang lebih baik, bertanggung jawab, dan siap menjalani kehidupan bermasyarakat sekaligus mendukung terwujudnya pembinaan Pemasyarakatan humanis dan berorientasi pada perubahan perilaku. (IR)

 

 

Kontributor: Lapas Pangkalpinang

What's Your Reaction?

like
0
dislike
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0