Warga Binaan Lapas Ambon Asah Keterampilan lewat Pembuatan Meja Kerja
Ambon, INFO_PAS – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Ambon terus dorong Warga Binaan kembangkan keterampilan melalui program pembinaan kemandirian. Salah satunya lewat pembuatan meja kerja yang memadukan konstruksi besi dan desain modern, Kamis (24/9).
Proses pembuatan meja kerja dilakukan melalui beberapa tahapan, mulai dari pemotongan besi hollow sesuai ukuran rancangan hingga pengelasan kerangka untuk memastikan struktur kokoh dan tahan lama. Pada tahap akhir, permukaan meja akan dilapisi High Pressure Laminate (HPL) agar tampak rapi dan mudah dibersihkan.
Kepala Seksi Kegiatan Kerja (Giatja) Lapas Ambon, Zulkipli Salampessy, menjelaskan bahwa pembinaan kemandirian dirancang untuk membekali Warga Binaan dengan keterampilan vokasional yang dapat diterapkan setelah menjalani masa pidana. Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi kesempatan bagi Warga Binaan untuk mengasah potensi dan keterampilan.
“Kami terus mendorong Warga Binaan agar aktif mengikuti pelatihan kemandirian. Meja kerja berbahan besi hollow yang nantinya dilapisi HPL ini adalah salah satu bukti nyata bahwa mereka memiliki potensi besar dan keahlian tangan yang terus diasah selama berada di lapas,” ujar Zulkipli.
Salah seorang Warga Binaan yang terlibat dalam pengerjaan meja kerja, DG, mengaku bersyukur mendapat kesempatan mengikuti pelatihan keterampilan di Lapas Ambon. Ia bangga dapat menghasilkan produk yang memiliki nilai guna sekaligus memperoleh keterampilan baru untuk bekal setelah bebas.
“Saya sangat bersyukur bisa belajar teknik las dan perakitan mebel di sini. Melalui kegiatan kerja ini, saya tidak hanya mengisi waktu dengan hal positif, tetapi juga mendapatkan keahlian baru yang insya Allah sangat berguna untuk modal saya mencari nafkah setelah bebas nanti,” tutur DG.
Pemesan meja kerja, Stenly Renjaan, turut mengapresiasi kualitas perabot yang dihasilkan Warga Binaan Lapas Ambon. Ia mengaku tertarik memesan setelah melihat hasil produksi meja yang dinilainya rapi dan berkualitas.
“Saya sebelumnya melihat produksi meja-meja mereka yang ternyata berkualitas sangat bagus dan rapi. Makanya, begitu butuh, saya langsung mantap memesan meja lewat karya Warga Binaan di Lapas Ambon ini, dan hasilnya pasti tidak akan mengecewakan—mulai dari las besi hingga balutan HPL-nya sangat kokoh,” ungkap Stenly.
Sementara itu, Kepala Lapas Ambon, S. Hendra Budiman, menegaskan bahwa pembinaan kemandirian menjadi bagian penting dalam menyiapkan Warga Binaan agar memiliki keterampilan dan kemandirian ekonomi. Ia mengapresiasi kerja jajaran pembinaan serta Warga Binaan yang terus menunjukkan hasil positif dari kegiatan tersebut.
“Transformasi Warga Binaan menjadi pribadi yang produktif adalah tujuan utama kami. Apresiasi dan pesanan dari masyarakat seperti ini menjadi motivasi besar bagi kami di Lapas Ambon untuk terus mengoptimalkan pembinaan kemandirian demi mencetak SDM yang siap kembali berkontribusi secara positif di tengah masyarakat,” pungkas Hendra.
Kegiatan pembuatan meja kerja tersebut menjadi salah satu bentuk pembinaan kemandirian di Lapas Ambon yang memberi kesempatan kepada Warga Binaan untuk mengembangkan keterampilan sekaligus menghasilkan produk yang bermanfaat dan bernilai guna. (afn)
Kontributor: Humas Lapas Ambon
What's Your Reaction?


