Warga Binaan Lapas Pangkalpinang Kembangkan UMKM Smoothie Buah Segar

Warga Binaan Lapas Pangkalpinang Kembangkan UMKM Smoothie Buah Segar

Pangkalpinang, INFO_PAS – Warga Binaan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Pangkalpinang berkreasi kembangkan minuman smoothie berbahan buah segar sebagai pengembangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah. Menggunakan buah naga, alpukat, mangga, dan pisang, produk tersebut dibuat langsung oleh Warga Binaan di ruang kegiatan kerja sebagai pembinaan kemandirian.  

Kepala Seksi Kegiatan Kerja, Mulsa Afrianto, mengatakan kegiatan tersebut menjadi salah satu bentuk pembinaan yang memberikan kesempatan kepada Warga Binaan untuk mengembangkan keterampilan sekaligus belajar menghasilkan produk yang memiliki nilai ekonomi.  Minuman smoothie ini ditawarkan dengan harga ekonomis Rp10.000 per gelas dan dipasarkan kepada petugas, Warga Binaan, dan keluarga Warga Binaan yang berkunjung ke Lapas Pangkalpinang. Produk berbahan buah segar ini sederhana, terjangkau, dan masih dapat dikembangkan dari segi rasa maupun penyajian.

“Melalui kegiatan ini, Warga Binaan belajar mengolah keterampilan menjadi produk bernilai jual yang menjadi bekal saat kembali ke masyarakat,” ujar Mulsa, Jumat (25/9).

Sementara itu, Humas Lapas Pangkalpinang, Kiki Prasanjaya, turut mencicipi smoothie hasil olahan Warga Binaan. Ia menilai minuman tersebut memiliki rasa yang segar dan pas untuk dinikmati setelah beraktivitas.

“Rasanya segar dan enak. Buahnya terasa, tidak terlalu manis sehingga cocok diminum setelah beraktivitas,” puji Kiki.

Salah seorang Warga Binaan berinisial AH senang dapat mengikuti kegiatan tersebut. Baginya, proses membuat minuman tidak hanya memberikan pengalaman baru, tetapi juga membuka wawasan tentang bagaimana sebuah keterampilan dapat dikembangkan menjadi produk yang memiliki nilai jual.

“Kami ingin belajar membuat produk yang bisa dijual dan disukai banyak orang, cocok di musim kemarau,” ujar AH.

Ke depan, Lapas Pangkalpinang akan mengevaluasi cita rasa dan respons konsumen untuk pengembangan varian, kemasan, dan pemasaran. Langkah ini diharapkan memperkuat UMKM sekaligus menjadi bekal kemandirian Warga Binaan setelah kembali ke masyarakat. (IR)

 

 

Kontributor: Lapas Pangkalpinang

What's Your Reaction?

like
0
dislike
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0