Warga Binaan Lapas Perempuan Malang Garap 322 Kaos Polo dan Selesaikan Sisa 287 Baju Toga

Warga Binaan Lapas Perempuan Malang Garap 322 Kaos Polo dan Selesaikan Sisa 287 Baju Toga

Malang, INFO_PAS — Lembaga Permasyarakatan Perempuan Kelas IIA Malang (LPP Malang) terus pacu produktivitas Warga Binaannya dalam program pembinaan kemandirian bidang penjahitan tata busana. Memasuki pekan keempat September 2026, puluhan Warga Binaan dikerahkan untuk merampungkan dua pesanan besar secara berkelanjutan.

Pesanan pertama terdiri dari 322 potong kaos polo lengan pendek. Dalam pengerjaannya, tiga Warga Binaan dipercaya untuk menggarap proyek ini di mana potongan kain sudah siap pakai sehingga para pekerja tinggal fokus pada tahap penjahitan.

Sementara itu, untuk pesanan baju toga, 11 Warga Binaan tengah memfokuskan tenaga untuk merampungkan tambahan produksi. Dari total alokasi pesanan, tim jahit toga kini mengejar penyelesaian tambahan 287 potong toga setelah sebelumnya berhasil menyelesaikan tahap awal sebanyak 163 potong dari PT Bintang Bersinar.

Kepala Subseksi Kegiatan, Endah Wahyuni, mengapresiasi semangat kerja dan kedisiplinan para Warga Binaan yang terus konsisten menjaga kualitas hasil rakitan busana di tengah tenggat waktu yang ada. "Kami sangat bersyukur atas kepercayaan mitra yang terus mengalir. Untuk merampungkan pesanan ini, kami membagi tim secara efisien. Tiga orang fokus menjahit 322 kaos polo lengan pendek yang bahannya sudah siap jahit, sedangkan 11 orang fokus penyelesaian tambahan 287 baju toga. Kami terus mendampingi agar Warga Binaaa bekerja dengan teliti, cepat, dan tepat sehingga pihak pemesan puas dan kerja sama ini terus bertambah," ujarnya.

Salah satu Warga Binaan, Enik, sangat bersemangat mengejar target produksi bersama rekan-rekannya. "Pengerjaannya sejauh ini lancar karena untuk kaos polo bahannya sudah terpotong rapi dan tinggal jahit saja. Begitu juga dengan baju toga, kami saling membagi tugas agar selesai dengan hasil terbaik. Selain mengisi waktu dengan kegiatan produktif, kami juga bersemangat karena dari kerja keras ini kami mendapatkan premi yang sangat bermanfaat untuk kebutuhan sehari-hari di Lapas," ungkapnya.

Melalui intensitas produksi ini, Lapas Perempuan Malang membuktikan komitmennya dalam mengasah keterampilan kerja profesional para Warga Binaan sekaligus memberikan nilai manfaat ekonomis nyata selama menjalani masa binaan. (IR)

 

 

Kontributor: LPP Malang

What's Your Reaction?

like
0
dislike
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0