Warga Binaan Rutan Majene Hasilkan Kerajinan Tangan Berbahan Dasar Lidi

Warga Binaan Rutan Majene Hasilkan Kerajinan Tangan Berbahan Dasar Lidi

Majene, INFO_PAS – Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Majene terus berkomitmen mengembangkan program pembinaan kemandirian bagi Warga Binaan. Salah satu hasil nyata dari program tersebut adalah produksi berbagai kerajinan tangan berbahan dasar lidi yang memiliki nilai estetika tinggi dengan harga terjangkau.

Munardi, Pembina Kemandirian Rutan Majene, menjelaskan proses pembuatan kerajinan lidi dilakukan secara bertahap, mulai dari pemilihan bahan baku, proses pengeringan, penganyaman, hingga tahap finishing. Menurutnya, keterampilan tersebut relatif mudah dipelajari, namun membutuhkan ketelatenan dan kreativitas agar menghasilkan produk berkualitas.

"Kami terus memberikan pendampingan kepada Warga Binaan agar menghasilkan produk yang rapi, kuat, dan memiliki nilai jual. Selain sebagai sarana pembinaan, kegiatan ini juga menjadi wadah bagi Warga Binaan untuk mengembangkan kreativitas dan meningkatkan rasa percaya diri melalui karya yang mereka hasilkan," jelas Munardi, Selasa (23/6).

Salah seorang Warga Binaan, Fadli, senang mengikuti kegiatan tersebut karena selain mengisi waktu dengan aktivitas positif, dirinya juga memperoleh keterampilan baru yang dapat menjadi bekal di masa depan. "Awalnya saya tidak memiliki keterampilan membuat kerajinan, tetapi sekarang saya sudah bisa membuat berbagai produk dari lidi. Kegiatan ini membuat saya lebih produktif dan memberikan harapan untuk membuka usaha sendiri setelah kembali ke masyarakat," ungkapnya.

Terpisah, Kepala Rutan Majene, Christy Jozef Thenu, menyampaikan program pembinaan kemandirian ini bertujuan membekali Warga Binaan dengan keterampilan yang dapat dimanfaatkan setelah mereka kembali ke tengah masyarakat. Selain melatih kreativitas dan ketelitian, kegiatan ini juga diharapkan menumbuhkan jiwa wirausaha bagi Warga Binaan.

"Melalui pembinaan keterampilan kerajinan lidi ini, kami ingin memberikan bekal bermanfaat bagi Warga Binaan agar memiliki kemampuan dan peluang usaha setelah bebas nantinya. Produk yang dihasilkan juga memiliki kualitas yang baik dengan harga ekonomis sehingga berpotensi diminati masyarakat," ujar Christy.

Program ini sejalan dengan Program Aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan dalam mewujudkan Pemasyarakatan produktif, berkelanjutan, dan berdampak langsung bagi masyarakat. Hasil kerajinan tangan Warga Binaan Rutan Majene ini diharapkan terus berkembang dan menjadi produk unggulan pembinaan kemandirian. Dengan kualitas yang baik dan harga yang ekonomis, produk-produk tersebut menjadi bukti pembinaan Warga Binaan melahirkan karya kreatif yang bernilai dan bermanfaat bagi masyarakat. (IR)

 

 

Kontributor: Rutan Majene


 

What's Your Reaction?

like
1
dislike
0
love
1
funny
0
angry
0
sad
0
wow
1