Wisuda Tahfidz Warnai Peringatan 1 Muharam di Lapas Cipinang
Jakarta, INFO_PAS – Peringatan Tahun Baru Islam 1 Muharam 1448 Hijriah di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Cipinang diisi dengan Wisuda Tahfiz Santri At-Tawwabiin sebagai bagian dari pembinaan keagamaan bagi Warga Binaan. Kegiatan yang berlangsung di Masjid Baiturrahman, Rabu (24/6), jadi apresiasi atas capaian hafalan Al-Qur'an sekaligus momentum memperkuat pembinaan karakter.
Sebanyak 12 santri At-Tawwabiin diwisuda setelah selesaikan target hafalan Al-Qur'an. Prosesi berlangsung khidmat dan disaksikan jajaran pejabat struktural, petugas Pemasyarakatan, pembimbing keagamaan, serta Warga Binaan.
Kepala Lapas I Cipinang, Dr. Syarpani, mengatakan Tahun Baru Islam menjadi momentum untuk memperbaiki diri melalui penguatan nilai-nilai keagamaan. Menurutnya, pembinaan spiritual merupakan bagian penting dari proses Pemasyarakatan.
"Hari ini kita menyaksikan bahwa perubahan selalu memiliki jalan bagi siapa pun yang bersungguh-sungguh. Al-Qur'an bukan hanya untuk dihafalkan, tetapi menjadi pedoman dalam memperbaiki diri, membangun akhlak, dan mempersiapkan kehidupan yang lebih baik," ujarnya.
Ia juga mengapresiasi seluruh pihak yang mendukung penyelenggaraan program pembinaan keagamaan di Lapas Cipinang. Keberhasilan para santri, menurutnya, menunjukkan bahwa proses Pemasyarakatan tidak hanya berfokus pada pembinaan disiplin, tetapi juga pembentukan karakter dan spiritual Warga Binaan.
Kepala Bidang Pembinaan, Bambang Setiawan, menjelaskan bahwa program Tahfiz Al-Qur'an dilaksanakan secara berkelanjutan dengan pendampingan para pembimbing keagamaan. Selain menghafal, Warga Binaan juga dibimbing memahami dan mengamalkan nilai-nilai Al-Qur'an dalam kehidupan sehari-hari.
"Wisuda ini bukan akhir dari perjalanan menghafal Al-Qur'an, melainkan awal untuk terus menjaga hafalan, memperbaiki akhlak, dan mengimplementasikan ajaran Islam dalam kehidupan sehari-hari. Kami berharap para wisudawan dapat menjadi teladan sekaligus motivasi bagi Warga Binaan lainnya," ungkapnya.
Salah seorang wisudawan, AH, mengaku bersyukur mendapat kesempatan mengikuti program tersebut selama menjalani masa pidana.
"Saya bersyukur diberikan kesempatan belajar dan menghafal Al-Qur'an di sini. Proses ini mengubah cara pandang saya terhadap kehidupan. Semoga ilmu yang saya peroleh menjadi bekal untuk menjadi pribadi yang lebih baik ketika kembali ke tengah masyarakat," tuturnya.
Wisuda tahfiz yang dirangkaikan dengan peringatan Tahun Baru Islam menjadi bagian dari upaya Lapas Cipinang memperkuat pembinaan kepribadian. Melalui program ini, Warga Binaan diharapkan memiliki bekal spiritual dan karakter yang lebih baik sebagai persiapan kembali ke tengah masyarakat. (afn)
Kontributor: Humas Lapas I Cipinang
What's Your Reaction?


