Wujudkan Kemandirian Pangan, Lapas Ambon Panen 10 Kilogram Ikan Nila Hasil Pembinaan
Wujudkan Kemandirian Pangan, Lapas Ambon Panen 10 Kilogram Ikan Nila Hasil Pembinaan
Ambon, INFO_PAS – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Ambon kembali tunjukkan produktivitas melalui program pembinaan kemandirian bagi Warga Binaan. Kali ini, Lapas Ambon panen 10 kilogram ikan nila dari kolam budidaya di lingkungan Lapas, Senin (21/9).
Kegiatan tersebut jadi sarana pembekalan keterampilan sekaligus mendukung salah satu Program Aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, yakni kemandirian pangan melalui sektor perikanan.
Keberhasilan program pembinaan ini tidak lepas dari peran aktif jajaran Seksi Kegiatan Kerja (Giatja) dalam mendampingi Warga Binaan mengelola sektor perikanan secara rutin.
Kepala Seksi Giatja Lapas Ambon, Zulkipli Salampessy, menjelaskan bahwa pendampingan diberikan agar Warga Binaan memahami teknik budidaya ikan dengan baik. Menurutnya, pelatihan teknis tersebut dirancang untuk memberi keterampilan agribisnis yang produktif.
“Kami terus membimbing para Warga Binaan secara berkala mulai dari penebaran benih, manajemen pemberian pakan, hingga pemeliharaan kualitas air. Melalui proses ini, mereka tidak sekadar mengisi waktu luang, melainkan menyerap ilmu praktis yang bernilai ekonomis tinggi untuk bekal hidup mandiri nanti,” ujar Zulkipli Salampessy.
Salah satu Warga Binaan, CR, mengaku bersyukur dan antusias mengikuti pembinaan kemandirian perikanan. Menurutnya, kesempatan belajar merawat ikan nila memberikan pengalaman dan keterampilan baru.
“Selama mengikuti pembinaan ini, saya dan rekan-rekan belajar banyak hal mulai dari cara merawat ikan hingga siap dipanen seperti sekarang. Pengalaman ini membuat kami merasa lebih optimis dan punya bekal keterampilan yang berguna saat kembali ke tengah masyarakat nanti,” ungkap CR.
Kepala Lapas Ambon, S. Hendra Budiman, mengapresiasi hasil panen ikan nila tersebut. Ia mengatakan pembinaan kemandirian menjadi salah satu langkah Lapas Ambon mendukung kebijakan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan.
“Keberhasilan panen 10 kg ikan nila ini membuktikan bahwa Lapas Ambon terus berorientasi pada pembinaan yang menghasilkan output produktif. Kegiatan ini adalah wujud dukungan penuh kami terhadap program aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan dalam memperkuat kemandirian pangan melalui sektor perikanan, sekaligus membuktikan bahwa Warga Binaan mampu berkontribusi positif sebelum kembali berintegrasi dengan masyarakat,” tegas S. Hendra Budiman.
Lapas Ambon berharap pembinaan kemandirian melalui budidaya perikanan dapat terus dikembangkan untuk memberi keterampilan yang bermanfaat bagi Warga Binaan sebagai bekal setelah selesai menjalani masa pembinaan. (afn)
Kontributor: Humas Lapas Ambon
What's Your Reaction?


