Wujudkan Pembinaan Berkualitas, Warga Binaan Lapas Ambon Ikuti Program Pendidikan Kesetaraan

Wujudkan Pembinaan Berkualitas, Warga Binaan Lapas Ambon Ikuti Program Pendidikan Kesetaraan

Ambon, INFO_PAS - Komitmen dalam memberikan hak pendidikan bagi setiap warga negara terus diwujudkan di lingkungan Pemasyarakatan. Bertempat di ruang perpustakaan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II Ambon, program pendidikan kesetaraan resmi dilaksanakan bersama Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) Kota Ambon yang diikuti dengan penuh antusias oleh delapan Warga Binaan, Senin (21/9).

Pada sesi pertemuan kali ini, materi pembelajaran difokuskan pada dua bidang studi utama, yakni Bahasa Inggris dan Sosiologi. Kegiatan ini memiliki tujuan mulia, yaitu untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan Warga Binaan, sekaligus mempersiapkan mereka secara matang agar siap mengikuti dan lulus dalam ujian kesetaraan nantinya.

Kepala Seksi Pembinaan Narapidana dan Anak Didik, Meky Patty, menyampaikan dukungannya terhadap pelaksanaan program pendidikan nonformal tersebut. Ia menyatakan pembinaan intelektual merupakan salah satu pilar penting dalam menyiapkan Warga Binaan agar siap kembali ke tengah masyarakat.

"Kami sangat mengapresiasi kehadiran SKB Kota Ambon yang terus mendampingi Warga Binaan kami. Melalui program pendidikan kesetaraan ini, kami berharap para Warga Binaan memanfaatkan kesempatan belajar dengan baik untuk meningkatkan kualitas diri sehingga kelak saat bebas, mereka memiliki bekal pengetahuan dan keterampilan yang berguna bagi masa depan mereka," harap Meky.

Tenaga pengajar dari SKB Kota Ambon, Adi Sasmita, turut mengungkapkan kekagumannya atas semangat belajar yang ditunjukkan para peserta didik dari balik jeruji. Menurutnya, keterbatasan ruang tidak menyurutkan niat para Warga Binaan untuk menyerap ilmu yang diberikan, baik dalam materi tata bahasa asing maupun ilmu sosial.

“Antusiasme Warga Binaan di sini luar biasa tinggi dan sangat kooperatif. Hari ini mereka fokus mendalami materi Bahasa Inggris dan Sosiologi. Kami optimistis dengan ketekunan seperti ini, mereka akan sangat siap menghadapi ujian kesetaraan dan lulus dengan hasil yang memuaskan,” ungkap Adi.

Semangat serupa dirasakan Warga Binaan berinisial KB. Ia sangat bersyukur dan terbantu dengan adanya program pendidikan kesetaraan tersebut karena memberikan harapan baru bagi masa depannya setelah menjalani masa pidana.

“Walaupun kami berada di dalam sini, kesempatan untuk memperbaiki masa depan lewat pendidikan ternyata tetap dibuka lebar bagi kami,” ungkap KB.

Menanggapi keberlangsungan program pembinaan ini, Kepala Lapas Ambon, S. Hendra Budiman, memberikan apresiasi tinggi kepada seluruh jajaran seksi pembinaan dan SKB Kota Ambon. Ia menegaskan pemenuhan hak pendidikan merupakan bagian integral dari Sistem Pemasyarakatan yang manusiawi.

“Pendidikan adalah hak setiap warga negara, termasuk saudara-saudara kita yang sedang menjalani masa pembinaan di Lapas. Kami berkomitmen penuh untuk terus mendukung program-program positif seperti ini demi mencetak sumber daya manusia yang cerdas, terampil, dan taat hukum setelah mereka bebas nanti,” tegas Hendra.

Pembelajaran ditutup dengan sesi tanya jawab interaktif antara pengajar dan para Warga Binaan. Program ini diharapkan menjadi motor penggerak perubahan positif yang berkelanjutan di lingkungan Pemasyarakatan. (IR)

 

 

Kontributor: Lapas Ambon

What's Your Reaction?

like
0
dislike
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0