Adaptif dan Efisien, Bapas Klaten Jalankan WFH tanpa Ganggu Pelayanan
Klaten, INFO_PAS - Balai Pemasyarakatan (Bapas) Kelas II Klaten terapkan pola kerja Work From Home (WFH) pada Jumat (24/4) sebagai tindak lanjut instruksi Pemerintah Pusat terkait penyesuaian sistem kerja aparatur sipil negara (ASN). Kebijakan ini merupakan bagian dari upaya transformasi tata kelola pemerintahan yang lebih efisien, adaptif, dan berbasis kinerja. Meski demikian, layanan kepada masyarakat tetap berjalan optimal tanpa hambatan.
Penerapan WFH dilakukan secara proporsional melalui pembagian tugas antara Work From Office (WFO) dan WFH. Pegawai yang bertugas di kantor tetap memberikan layanan secara langsung kepada masyarakat, sementara pegawai yang bekerja dari rumah mendukung pelaksanaan tugas dari sisi administrasi dan koordinasi secara daring.
Kepala Bapas Klaten, Mikha, menegaskan bahwa pelayanan kepada masyarakat dan Klien Pemasyarakatan tetap menjadi prioritas utama.
“Pelayanan kepada masyarakat maupun klien tetap menjadi prioritas utama. Kami memastikan seluruh layanan, baik pembimbingan, pengawasan, pendampingan, maupun administrasi, tetap berjalan optimal,” ujarnya.
Selama penerapan WFH, Bapas Klaten juga memanfaatkan teknologi informasi untuk mendukung komunikasi dan pelayanan. Koordinasi antarpegawai dilakukan secara daring sehingga proses kerja tetap efisien dan responsif. Masyarakat yang membutuhkan layanan, seperti pengurusan litmas, bimbingan Klien, pendampingan, maupun konsultasi, tetap dapat mengakses layanan secara langsung di kantor maupun melalui media komunikasi yang tersedia.
Dengan penerapan sistem kerja ini, Bapas Klaten menegaskan bahwa kualitas pelayanan publik tetap terjaga. Pola kerja fleksibel ini justru menjadi langkah untuk meningkatkan efektivitas serta memastikan pelayanan tetap cepat, profesional, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat. (afn)
Kontributor: Humas Bapas Klaten
What's Your Reaction?


