Angkat Kearifan Lokal, Lapas Banjarmasin Latih Warga Binaan Warnai Kain Sasirangan
Banjarmasin, INFO_PAS – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Banjarmasin laksanakan pembinaan kemandirian melalui kegiatan pewarnaan kain sasirangan oleh Warga Binaan, Rabu (15/4). Kegiatan ini menjadi bagian dari pelatihan keterampilan berbasis kearifan lokal Kalimantan Selatan.
Setelah melalui tahap perajutan atau pengikatan motif, Warga Binaan melanjutkan proses pewarnaan dengan penuh ketelitian. Setiap tahapan dilakukan secara bertahap sebagai bagian dari proses pembelajaran selama masa pembinaan.
Kegiatan ini bertujuan membekali Warga Binaan dengan keterampilan praktis yang dapat dimanfaatkan setelah kembali ke masyarakat. Selain itu, pelestarian budaya lokal sasirangan juga menjadi nilai yang terus dijaga.
Kepala Lapas Banjarmasin, Akhmad Herriansyah, menyampaikan bahwa pembinaan keterampilan memiliki peran strategis dalam proses reintegrasi sosial. “Melalui pelatihan ini, kami ingin membekali Warga Binaan dengan keterampilan yang bernilai ekonomi sebagai bekal untuk mandiri setelah bebas,” ujarnya.
Kepala Subseksi Bimbingan Kerja dan Pengelolaan Hasil Kerja, Obi Noverianda, menambahkan bahwa proses pembuatan sasirangan membutuhkan ketelatenan dan konsistensi. “Mulai dari perajutan motif hingga pewarnaan, semua membutuhkan kesabaran. Ini tidak hanya melatih keterampilan, tetapi juga membentuk sikap kerja yang tekun dan disiplin,” jelasnya.
Salah satu Warga Binaan, SA, mengaku merasakan manfaat dari kegiatan tersebut. “Saya sudah mulai terbiasa melakukan pewarnaan karena rutin ikut kegiatan ini. Waktu juga terasa lebih produktif,” ungkapnya.
Melalui kegiatan ini, Lapas Banjarmasin hadirkan ruang pembinaan yang tidak hanya mengasah keterampilan, tetapi juga menumbuhkan semangat produktif dan kesiapan Warga Binaan untuk kembali ke masyarakat. (afn)
Kontributor: Humas Lapas Banjarmasin
What's Your Reaction?


