Bapas Tanjungpandan Dampingi Klien dengan Pendekatan Solutif

Bapas Tanjungpandan Dampingi Klien dengan Pendekatan Solutif

Belitung, INFO_PAS - Balai Pemasyarakatan (Bapas) Kelas II Tanjungpandan jalankan pembimbingan yang tidak hanya bersifat administratif, tetapi juga menyentuh aspek substansi kehidupan Klien Pemasyarakatan. Melalui peran Pembimbing Kemasyarakatan (PK), Bapas Tanjungpandan hadir sebagai solusi dan pengarah bagi Klien dalam menapaki kehidupan baru yang lebih baik pascamenjalani masa pidana.

Hal tersebut tercermin saat Bapas Tanjungpandan menerima satu orang Klien dari Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II Tanjungpandan pada Rabu (1/4). Proses serah terima tidak hanya sebatas formalitas, tetapi juga disertai sinkronisasi data dan pertukaran informasi guna memastikan kesinambungan pembimbingan berjalan optimal.

Dalam proses tersebut, PK Ahli Muda Endang Meidiansyah memberikan arahan, identifikasi kebutuhan, serta solusi terhadap kendala yang dihadapi Klien, khususnya dalam mengakses peluang usaha setelah bebas.

Endang menegaskan bahwa peran PK tidak sekadar menerima Klien yang mendapatkan hak integrasi, tetapi juga menjadi problem solver yang mampu membaca kebutuhan secara menyeluruh.

“Kami tidak hanya melakukan registrasi dan administrasi Klien, tetapi juga menggali potensi serta kendala yang dihadapi. Ketika Klien mengalami kesulitan dalam mengakses peluang usaha, di situlah peran kami untuk memberikan arah, solusi, dan pendampingan yang tepat agar mereka tidak kembali ke lingkungan yang berisiko,” ujar Endang.

Ia menambahkan, pendekatan pembimbingan disesuaikan dengan kondisi Klien, termasuk penguatan usaha yang sebelumnya telah dimiliki agar dapat berkelanjutan.

Staf Registrasi Lapas Kelas II Tanjungpandan, Nopianto, menyampaikan apresiasi terhadap peran aktif Bapas dalam proses pembimbingan lanjutan.

“Kami melihat bahwa pelayanan yang diberikan oleh PK Bapas Tanjungpandan sangat responsif dan solutif. Tidak hanya menerima data, tetapi juga langsung menindaklanjuti dengan langkah nyata yang membantu Klien untuk kembali mandiri di masyarakat,” ungkap Nopianto.

Sementara itu, Klien Pemasyarakatan, RD, mengaku terbantu dengan pendekatan yang diberikan.

“Saya merasa tidak dilepas begitu saja. Justru dibimbing dan diberikan solusi. Saya jadi lebih yakin untuk kembali menjalankan usaha saya dengan cara yang lebih baik dan benar,” tutur RD.

Melalui pendekatan yang humanis dan berkelanjutan, Bapas Tanjungpandan memastikan Klien memiliki arah yang jelas, mandiri, dan produktif saat kembali ke masyarakat. (afn)

 

Kontributor: Humas Bapas Tanjungpandan

 

What's Your Reaction?

like
3
dislike
0
love
3
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0