Bukti Nyata Ketahanan Pangan, Lapas Kendari Panen Seledri dan Kangkung Cabut
Kendari, INFO_PAS - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Kendari kembali tunjukkan komitmennya dalam mewujudkan ketahanan pangan melalui panen daun seledri hidroponik dan kangkung cabut, Kamis (29/10). Kali ini, Lapas Kendari berhasil memanen sebanyak lima kilogram seledri hidroponik dan 30 ikat kangkung cabut di area Sarana Asimilasi dan Edukasi Lapas Kendari.
Panen tersebut menjadi bukti pemanfaatan lahan secara produktif sekaligus menunjukkan hasil pembinaan kemandirian Warga Binaan memiliki nilai ekonomi dan diminati masyarakat. Keberhasilan ini tidak terlepas dari perawatan tanaman secara rutin, mulai dari pemantauan pertumbuhan, pemenuhan kebutuhan nutrisi, hingga pemeliharaan instalasi hidroponik.
Kepala Lapas Kendari, Mukhtar, menyampaikan panen ini merupakan salah satu dukungan Lapas terhadap ketahanan pangan sekaligus pengembangan keterampilan Warga Binaan. “Panen kali ini menjadi hasil positif dari kegiatan pembinaan kemandirian yang kami jalankan. Apalagi, hasil panen langsung dibeli oleh pengunjung Lapas dan dibawa ke pasar terdekat untuk dijual. Hal ini menunjukkan kegiatan produktif Warga Binaan menghasilkan produk bermanfaat dan memiliki nilai ekonomi,” ujarny.
Sementara itu, Kepala Seksi Kegiatan Kerja, Abdul Umar Kase, menjelaskan budi daya seledri dan kangkong cabut dilaksanakan dengan melibatkan Warga Binaan secara langsung dalam proses perawatan hingga panen. Kegiatan ini tidak hanya menghasilkan produk pertanian, tetapi juga memberikan pengalaman kerja bermanfaat.
“Kami terus mendorong Warga Binaan untuk terlibat langsung dalam kegiatan pertanian, mulai dari perawatan hingga panen. Melalui kegiatan ini, mereka belajar tentang teknik budidaya tanaman, kedisiplinan, dan tanggung jawab, sekaligus menghasilkan produk pertanian yang memiliki nilai manfaat,” jelas Abdul.
Melalui kegiatan tersebut, Lapas Kendari berkomitmen untuk terus mengoptimalkan program pembinaan kemandirian produktif dan berkelanjutan. Upaya ini diharapkan mendukung ketahanan pangan, menghasilkan produk bernilai ekonomi, dan membekali Warga Binaan dengan keterampilan yang dapat dimanfaatkan setelah kembali ke tengah masyarakat. (IR)
Kontributor: Lapas Kendari
What's Your Reaction?


