DIRJEN PAS KUNJUNGI RUTAN KLAS I SURABAYA

Surabaya, INFO_PAS – Direktur Jenderal Pemasyarakatan (Dirjen PAS) Handoyo Sudradjat melakukan kunjungan kedinasan ke Rutan Klas I Surabaya, Selasa (27/5). Dalam kunjungannya tersebut, Dirjen PAS didampingi Kakanwil Kemenkumham Jawa Timur Indro Purwoko, Direktur Bina Kesehatan dan Perawatan Mardjoeki, serta Karutan Surabaya Kadiyono. Dalam kunjungannya, Dirjen PAS menyempatkan diri melihat dan menyapa warga binaan yang ada di blok A, B, C, dan W, “Selamat malam mas? Bagaimana kabarnya? Berapa penghuni kamar ini?,” tanya Handoyo disalah satu kamar. Dirjen PAS mengaku kaget sekaligus kagum dengan keadaan yang ada. Walaupun terjadi over kapasitas, namun tetap bisa tercipta keamanan dan ketertiban sehingga tidak ada perselisihan maupun kerusuhan yang berarti hingga saat ini. “Karutan agar bekerjasama dengan pihak terkait dalam melakukan pengelolaan limbah dan pemanfaatan septictank untuk di

DIRJEN PAS KUNJUNGI RUTAN KLAS I SURABAYA
Surabaya, INFO_PAS – Direktur Jenderal Pemasyarakatan (Dirjen PAS) Handoyo Sudradjat melakukan kunjungan kedinasan ke Rutan Klas I Surabaya, Selasa (27/5). Dalam kunjungannya tersebut, Dirjen PAS didampingi Kakanwil Kemenkumham Jawa Timur Indro Purwoko, Direktur Bina Kesehatan dan Perawatan Mardjoeki, serta Karutan Surabaya Kadiyono. Dalam kunjungannya, Dirjen PAS menyempatkan diri melihat dan menyapa warga binaan yang ada di blok A, B, C, dan W, “Selamat malam mas? Bagaimana kabarnya? Berapa penghuni kamar ini?,” tanya Handoyo disalah satu kamar. Dirjen PAS mengaku kaget sekaligus kagum dengan keadaan yang ada. Walaupun terjadi over kapasitas, namun tetap bisa tercipta keamanan dan ketertiban sehingga tidak ada perselisihan maupun kerusuhan yang berarti hingga saat ini. “Karutan agar bekerjasama dengan pihak terkait dalam melakukan pengelolaan limbah dan pemanfaatan septictank untuk diolah menjadi energi biogas agar tidak perlu sering menguras septictank serta energi biogas tersebut bisa menjadi energi listrik, memudahkan pengaturan pasokan listrik di rutan,” saran Handoyo Sementara itu menurut Karutan Surabaya kepada INFO_PAS, kondisi over kapasitas membuat kamar yang hanya memiliki kapasitas 10-15 orang terpaksa dihuni hingga 30 orang lebih. “Inilah fenomena yang terjadi hampir diseluruh lapas/rutan di Indonesia,” ungkap Kadiyono. Lanjut menurut Kadiyono, rutan juga menerima sekitar 20-an orang tahanan titipan dari kejaksaan maupun kepolisian setiap harinya, sedangkan yang bebas hanya sekitar lima orang, bahkan kadang juga tidak ada. “Keadaan yang tidak sebanding inilah yang menyebabkan sejumlah lapas maupun rutan di Indonesia mengalami hal serupa,” sebutnya. Mengenai hal ini, Kadiyono menuturkan jika untuk mengurangi overload, sebagian tahanan yang sudah divonis akan dikirim ke domisili masing-masing. "Tiap minggu ada tahanan yang dipindah ke lapas lain, seperti ke Banyuwangi, Madiun dan Probolinggo," kata mantan Kalapas Cilacap ini. Diakhir kunjungannya, Handoyo yang merupakan mantan deputi pengawasan internal dan pengaduan masyarakat Komisi Pemberantasan Korupsi, menyempatkan diri melihat taman anggrek yang ada dibeberapa sudut rutan sambil memberi semangat kepada Karutan beserta jajarannya yang turut hadir mendampingi. “Pertahankan suasana damai yang sudah ada. Tingkatkan jadwal dan jenis jenis pembinaan kerohanian agar tercipta jiwa yang teduh dan damai bagi warga binaan,” seru Handoyo yang berjanji akan membahas masalah over kapasitas ini di tingkat pusat.   Kontributor: Aditya. W.S - Rutan Klas 1 Surabaya  

What's Your Reaction?

like
0
dislike
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0