Kebaktian di Rutan Tanjung Jadi Sumber Kekuatan Baru bagi Warga Binaan
Tanjung, INFO_PAS – Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Tanjung bekerja sama dengan Kementerian Agama (Kemenag) penuhi hak beribadah bagi Warga Binaan, Rabu (22/4). Kegiatan ini dilaksanakan secara rutin dan diikuti oleh Warga Binaan beragama Nasrani dengan penuh ketertiban dan kekhidmatan.
Pelaksana Harian Kepala Rutan Tanjung sekaligus Kepala Kesatuan Pengamanan Rutan, Muhammad Arief Rakhman, menyampaikan pemenuhan hak beribadah merupakan bagian penting dalam pembinaan Warga Binaann. Ia menegaskan setiap Warga Binaan berhak menjalankan ibadah sesuai dengan agama dan kepercayaannya.
"Kebaktian ini merupakan bentuk komitmen kami dalam memenuhi hak beribadah bagi seluruh Warga Binaan. Kami percaya pembinaan spiritual memiliki peran penting dalam membentuk sikap dan perilaku yang lebih baik. Kami berupaya menghadirkan layanan keagamaan berkelanjutan agar Warga Binaan menjalani masa pembinaan dengan lebih tenang, terarah, dan penuh harapan," ujar Arief.
Penyuluh Agama dari Kemenag, Nurhayati, memberikan pelayanan rohani dan menyampaikan khutbah yang menekankan pentingnya iman, pengharapan, dan perubahan hidup ke arah yang lebih baik. Dalam pesannya, Warga Binaan diajak untuk menjadikan masa pembinaan sebagai momentum refleksi diri serta memperbaiki hubungan dengan tuhan dan sesama.
"Jadikan setiap proses yang dijalani sebagai kesempatan untuk refleksi diri, memperbaiki sikap, dan membangun komitmen menjadi pribadi yang lebih baik. Kami berharap nilai-nilai keagamaan yang disampaikan menjadi bekal saat kembali ke tengah masyarakat," harap Nurhayati.
Kegiatan berlangsung dengan suasana yang tertib dan penuh penghayatan. Warga Binaan mengikuti rangkaian ibadah, mulai dari pujian, doa, hingga penyampaian firman, dengan antusias dan penuh kesungguhan.
Salah satu Warga Binaan, Jerry, menyampaikan ungkapan syukur dengan adanya kebaktian di Rutan. "Saya merasa lebih tenang dan dikuatkan secara batin dalam menjalani masa pembinaan. Melalui ibadah kebaktian, saya belajar untuk memperbaiki diri dan membangun harapan untuk masa depan," ujarnya.
Kerja sama ini diharapkan terus berlanjut sebagai komitmen dalam memberikan pembinaan kepribadian yang menyeluruh. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi sarana untuk mendukung proses reintegrasi sosial Warga Binaan agar kembali ke masyarakat dengan sikap dan perilaku yang lebih baik. (IR)
Kontributor: Rutan Tanjung
What's Your Reaction?


