Lapas Banjarbaru dan Kemenag Perkuat Kolaborasi Pembinaan Keagamaan Warga Binaan

Lapas Banjarbaru dan Kemenag Perkuat Kolaborasi Pembinaan Keagamaan Warga Binaan

Banjarbaru, INFO_PAS – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Banjarbaru jalin silaturahmi dengan Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Banjarbaru di Kantor Kemenag Kota Banjarbaru, Selasa (15/9). Kunjungan tersebut dilakukan untuk bahas penguatan pelaksanaan program pembinaan keagamaan dan kepribadian bagi Warga Binaan.

Disambut langsung oleh Kepala Kantor Kemenag Kota Banjarbaru, H. Mukhlis Ridhani, kunjungan tersebut dipimpin Kepala Lapas (Kalapas) Banjarbaru, Irwanto Dwi Yhana Putra, didampingi Kepala Seksi Pembinaan Narapidana/Anak Didik, Rifaldi Shandri Akbar, serta Kepala Subseksi Registrasi dan Bimbingan Kemasyarakatan, Taufiqurrahman. Pertemuan berlangsung dalam suasana hangat dan penuh keakraban.

Dalam pertemuan tersebut, Lapas Banjarbaru dan Kemenag Kota Banjarbaru bahas dukungan terhadap pelaksanaan pembinaan keagamaan dan kepribadian bagi Warga Binaan. Pembinaan tersebut untuk membantu Warga Binaan membangun kesadaran diri, memperkuat nilai-nilai moral dan spiritual, serta mempersiapkan diri untuk kembali ke tengah masyarakat.

Kerja sama tersebut diwujudkan melalui berbagai kegiatan pembinaan kerohanian, di antaranya ceramah agama, kajian keagamaan, bimbingan ibadah, serta kegiatan spiritual lainnya. Secara khusus, Kalapas Banjarbaru turut mengundang Kepala Kantor Kemenag Kota Banjarbaru dan jajarannya untuk hadir pada kegiatan Safari Dakwah Habib Ahmad Al-Habsyi yang akan digelar di Masjid Al-Ikhlas Lapas Banjarbaru.

Kalapas Banjarbaru menyampaikan bahwa pembinaan keagamaan memiliki peran penting dalam proses perubahan diri Warga Binaan.

“Pembinaan keagamaan merupakan salah satu bagian penting dalam membentuk karakter Warga Binaan. Melalui sinergi dengan Kemenag Kota Banjarbaru, kami berharap kegiatan pembinaan dapat berjalan secara berkesinambungan dan memberikan bekal spiritual bagi Warga Binaan selama menjalani masa pidana maupun ketika kembali ke masyarakat,” ungkap Irwanto.

Sementara itu, H. Mukhlis Ridhani menyambut baik kunjungan jajaran Lapas Banjarbaru. Menurutnya, pembinaan kepribadian berbasis keagamaan memiliki peran penting dalam proses perubahan perilaku dan pembentukan karakter Warga Binaan.

“Koordinasi antarlembaga ini sangat penting guna memastikan seluruh program pembinaan keagamaan di Lapas berjalan selaras dengan standar dan panduan keagamaan yang ditetapkan oleh pemerintah. Kami tentu menyambut baik upaya tersebut karena nilai-nilai agama menjadi salah satu landasan dalam membangun kesadaran, memperbaiki akhlak, dan mempersiapkan diri untuk kembali ke masyarakat,” ungkap H. Mukhlis Ridhani.

Kerja sama Lapas Banjarbaru dengan Kemenag Kota Banjarbaru sebelumnya juga diwujudkan melalui kegiatan ceramah agama yang diikuti ratusan Warga Binaan.  Selain itu, Lapas Banjarbaru terus kembangkan pembinaan keagamaan melalui program Pesantren Khusus At-Taubah yang diresmikan pada Oktober 2025. Program tersebut meliputi kajian tafsir, hafalan Al-Qur’an, fikih, serta berbagai kegiatan berbasis nilai-nilai pesantren. Kemenag Kota Banjarbaru turut hadir dalam peresmian dan mendukung penguatan pembinaan keagamaan di Lapas.

Lapas Banjarbaru akan terus membuka ruang kerja sama dengan berbagai instansi dalam mendukung pelaksanaan tugas Pemasyarakatan, khususnya dalam mewujudkan pembinaan yang humanis, berkelanjutan, dan berorientasi pada reintegrasi sosial. (afn)

 

Kontributor: Humas Lapas Banjarbaru

 

What's Your Reaction?

like
0
dislike
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0