Lapas Banjarmasin Fasilitasi Pendidikan Kesetaraan Paket A, B, dan C, Perkuat Pengetahuan dan Karakter Warga Binaan

Lapas Banjarmasin Fasilitasi Pendidikan Kesetaraan Paket A, B, dan C, Perkuat Pengetahuan dan Karakter Warga Binaan

Banjarmasin, INFO_PAS – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Banjarmasin terus dukung pemenuhan hak pendidikan Warga Binaan melalui program Pendidikan Kesetaraan Paket A, B, dan C bersama Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Azzahra. Kegiatan pembelajaran pada Sabtu (17/10) menghadirkan materi Bahasa Indonesia, Sejarah, dan Pendidikan Pancasila sesuai jenjang pendidikan masing-masing.

Pada Pendidikan Kesetaraan Paket A, Warga Binaan mengikuti pembelajaran Bahasa Indonesia yang dibimbing oleh tutor Lisa Andryani. Materi berfokus pada kata kerja sebagai tata bahasa Indonesia. Warga Binaan mempelajari kata kerja yang digunakan untuk menyatakan tindakan atau aktivitas, seperti membaca, menulis, belajar, dan bekerja, sekaligus memahami penggunaannya dalam penyusunan kalimat sederhana.

Sementara itu, pembelajaran Paket B dibimbing oleh tutor Riska Anwar Yulianti dengan mata pelajaran Sejarah. Materi membahas kerajaan-kerajaan bercorak Hindu dan Buddha di Nusantara, serta pengaruhnya terhadap perkembangan masyarakat Indonesia. Warga Binaan mempelajari pengaruh kedua agama tersebut dalam bidang agama, politik, budaya, bangunan, serta bahasa dan aksara.

Adapun pada Pendidikan Kesetaraan Paket C, tutor Ratnasari Dewi membimbing pembelajaran Pendidikan Pancasila dengan materi sila-sila Pancasila sebagai dasar negara dan pedoman kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara. Warga Binaan mendalami nilai ketuhanan, kemanusiaan, persatuan, musyawarah, dan keadilan sosial, termasuk penerapannya dalam kehidupan sehari-hari.

Kepala Subseksi Bimbingan Kemasyarakatan dan Perawatan, Muhammad Ansyari, menyampaikan pendidikan kesetaraan menjadi sarana bagi Warga Binaan untuk meningkatkan kemampuan akademik sekaligus memperluas wawasan dan membangun karakter. “Setiap jenjang pendidikan memberikan materi yang sesuai dengan kebutuhan belajar Warga Binaan. Kami berharap mereka mengikuti pembelajaran dengan baik, meningkatkan pengetahuan, serta mengambil nilai-nilai positif dari setiap materi sebagai bekal untuk menjalani kehidupan yang lebih baik setelah kembali ke masyarakat,” ujarnya.

Perwakilan PKBM Azzahra, Rahmi Utari, menyampaikan pendidikan kesetaraan memberikan kesempatan bagi Warga Binaan untuk tetap memperoleh hak pendidikan dan mengembangkan kemampuan sesuai jenjang yang ditempuh. “Kami berharap pembelajaran Paket A, B, dan C ini membantu Warga Binaan meningkatkan pengetahuan, memperluas wawasan, serta mengembangkan kemampuan berpikir dan sikap positif. Melalui pendampingan tutor dan materi yang sesuai jenjang, kami ingin memastikan Warga Binaan tetap memiliki kesempatan untuk belajar dan meraih masa depan yang lebih baik,” tuturnya.

Manfaat pembelajaran juga dirasakan langsung oleh Warga Binaan berinisial R dari Paket A yang lebih memahami penggunaan kata kerja dalam kalimat. “Dari pembelajaran ini, saya jadi lebih memahami kata kerja dan cara menggunakannya dalam kalimat. Saya berharap terus mengikuti pelajaran agar pengetahuan saya bertambah,” ungkapnya.

Dari Paket B, Warga Binaan berinisial Z menyampaikan pembelajaran sejarah memberinya wawasan baru mengenai perkembangan peradaban Nusantara. “Saya jadi mengetahui pengaruh Hindu-Buddha tidak hanya berkaitan dengan agama, tetapi juga pemerintahan, budaya, bangunan, dan bahasa. Materi ini menambah pengetahuan saya tentang sejarah bangsa Indonesia,” tuturnya.

Sementara itu, Warga Binaan berinisial B dari Paket C mengungkapkan pembelajaran Pendidikan Pancasila membantunya memahami nilai-nilai kebangsaan dalam kehidupan sehari-hari. “Saya makin memahami setiap sila Pancasila memiliki makna yang bisa diterapkan dalam kehidupan. Saya belajar untuk lebih menghargai orang lain, menjaga persatuan, dan bersikap adil kepada sesama,” ungkapnya.

Secara terpisah, Kepala Lapas Banjarmasin, Akhmad Herriansyah, menegaskan komitmen jajarannya untuk mendukung pendidikan sebagai pembinaan berkelanjutan dan menyeluruh. “Pendidikan merupakan bekal penting bagi Warga Binaan untuk membangun masa depan yang lebih baik. Kami berkomitmen mendukung program pendidikan kesetaraan agar mereka memiliki kesempatan untuk terus belajar, mengembangkan potensi diri, memperkuat karakter, serta mempersiapkan diri untuk kembali ke tengah masyarakat dengan bekal pengetahuan dan sikap yang lebih baik,” tegasnya.

Program ini menjadi upaya pembinaan yang mendukung kesiapan Warga Binaan dalam menjalani kehidupan setelah menyelesaikan masa pembinaan. Melalui Pendidikan Kesetaraan Paket A, B, dan C bersama PKBM Azzahra, Lapas Banjarmasin terus mendorong Warga Binaan untuk meningkatkan pengetahuan, memperluas wawasan, dan mengembangkan kualitas diri. (IR)

 

 

Kontributor: Lapas Banjarmasin

What's Your Reaction?

like
0
dislike
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0