Lapas Narkotika Pamekasan Gelar Tracing TBC Terintegrasi, 200 Peserta Jalani Skrining Kesehatan

Lapas Narkotika Pamekasan Gelar Tracing TBC Terintegrasi, 200 Peserta Jalani Skrining Kesehatan

Pamekasan, INFO_PAS — Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Kelas IIA Pamekasan laksanakan tracing Tuberculosis (TBC) Terintegrasi melalui Cek Kesehatan Gratis pada Selasa (8/9). Kegiatan dimulai pukul 08.00 WIB dan dilaksanakan melalui kerja sama dengan Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Pamekasan, Puskesmas Teja, Stop TBC Partnership Indonesia, dan Yayasan Yabisha.

Sebanyak 200 peserta mengikuti kegiatan tersebut, terdiri atas 20 petugas dan 180 Warga Binaan. Pelaksanaan skrining terutama diprioritaskan bagi Warga Binaan yang baru masuk ke Lapas Narkotika Pamekasan sebagai deteksi dini dan pencegahan penyebaran penyakit menular di lingkungan Pemasyarakatan.

Kepala Lapas Narkotika Pamekasan, Kusnan, menegaskan komitmen pihaknya dalam mendukung upaya peningkatan kualitas layanan kesehatan bagi Warga Binaan maupun petugas. “Kesehatan Warga Binaan dan petugas merupakan bagian penting dalam menciptakan lingkungan Lapas yang aman, sehat, dan produktif. Melalui deteksi dini dan pemeriksaan yang dilakukan secara menyeluruh, kami berharap potensi penularan TBC  dicegah dan setiap temuan segera ditindaklanjuti,“ harapnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Dinkes Kabupaten Pamekasan, Avira Sulistiyawati, menyampaikan skrining di lingkungan Lapas menjadi langkah penting dalam memperkuat upaya pencegahan dan penanggulangan TBC. “Dengan pemeriksaan secara terintegrasi, kita dapat menemukan apabila terdapat indikasi TBC lebih awal sehingga segera dilakukan tindak lanjut dan mencegah penularan,“ tuturnya.

Kegiatan dilanjutkan dengan skrining dan pemeriksaan kesehatan secara bertahap. Alur pemeriksaan meliputi registrasi dan verifikasi, pemeriksaan kesehatan dasar serta skrining gejala, pemeriksaan rontgen thorax, pemeriksaan dokter dan tindak lanjut, pencatatan dan pelaporan, serta pemberian makanan tambahan bagi peserta. Melalui pemeriksaan tersebut, setiap peserta mendapatkan kesempatan untuk mengetahui kondisi kesehatannya sekaligus menjalani deteksi dini terhadap kemungkinan adanya gejala maupun indikasi TBC.

Kegiatan ini sekaligus menjadi sinergi antara jajaran Pemasyarakatan dan sektor kesehatan dalam memperkuat deteksi dini, pencegahan, dan penanganan TBC di lingkungan Lapas Narkotika Pamekasan. Dengan terlaksananya tracing TBC Terintegrasi, diharapkan kesadaran terhadap pentingnya pemeriksaan kesehatan makin meningkat serta tercipta lingkungan Pemasyarakatan yang makin sehat dan bebas dari penyebaran penyakit menular. (IR)

 

 

Kontributor: LPN Pamekasan

What's Your Reaction?

like
0
dislike
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0