Lapas Tanjung Bekali Warga Binaan dengan Pelatihan Pangkas Rambut dan Pengelasan
Tanjung, INFO PAS – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Tanjung terus tingkatkan keterampilan dan kemandirian Warga Binaan melalui pelatihan pangkas pada Rabu (8/4). Program ini menjadi komitmen Lapas Tanjung dalam menghadirkan pembinaan yang tidak hanya berfokus pada aspek kepribadian, tetapi juga penguatan keterampilan kerja.
Pelatihan berlangsung dengan pendekatan praktik langsung. Warga Binaan mendapatkan materi mulai dari pengenalan alat, teknik dasar pemotongan rambut, hingga cara memberikan pelayanan yang baik kepada pelanggan. Melalui pelatihan ini, Warga Binaan diarahkan untuk memiliki kemampuan yang dapat dimanfaatkan secara mandiri.
Muhammad Nor selaku petugas sekaligus instruktur menyampaikan pelatihan difokuskan pada kemampuan dasar hingga teknik yang benar agar hasil potongan dapat diterima oleh masyarakat. Ia juga mendorong Warga Binaan untuk terus berlatih agar makin terampil.
“Kami ajarkan mulai dari dasar sampai teknik yang baik dan benar. Yang penting, mereka mau belajar dan terus berlatih karena keterampilan ini bisa langsung dimanfaatkan,” ungkap Nor.
Salah satu Warga Binaan berinisial K antusias mengikuti pelatihan tersebut. Ia merasa kegiatan ini membuka peluang bagi dirinya untuk memiliki keterampilan yang dapat digunakan setelah menjalani masa pidana.
“Selain menambah ilmu, saya jadi punya gambaran usaha yang bisa dijalankan nanti setelah bebas,” ujar K.
Sementara itu, Kepala Lapas Tanjung, Tri Joko Wiyono, menjelaskan pelatihan ini dirancang untuk memberikan keterampilan aplikatif dan relevan dengan kebutuhan masyarakat. Ia menilai pembinaan kemandirian harus mampu memberikan dampak nyata bagi Warga Binaan.
“Pelatihan pangkas rambut ini kami hadirkan sebagai salah satu upaya membekali Warga Binaan dengan keterampilan praktis. Harapannya, mereka memiliki bekal untuk bekerja atau membuka usaha setelah bebas nanti,” harap Tri.
Selain itu, Lapas Tanjung juga bekali Warga Binaan dengan pelatihan pengelasan yang berlangsung pada Kamis (9/4). Pelatihan diberikan secara bertahap, mulai dari pengenalan alat, teknik pemotongan, posisi pengelasan, hingga praktik langsung. Selain itu, peserta juga dibekali pemahaman mengenai standar keselamatan kerja dan pelayanan kepada pelanggan.
“Pengelasan membutuhkan ketelitian dan fokus. Saya melihat mereka cukup cepat memahami dasar-dasarnya dan mampu mengikuti setiap tahapan dengan baik,” ungkap Nor selaku petugas instruktur.
Salah satu Warga Binaan berinisial S mendapatkan pengalaman baru sekaligus ilmu yang bermanfaat untuk masa depan. “Saya senang bisa belajar keterampilan las. Ini pengalaman baru bagi saya dan sangat berguna sebagai bekal setelah bebas nanti,” tuturnya.
Dukungan juga disampaikan Kalapas Tanjung. “Kami ingin Warga Binaan memiliki keahlian yang bisa langsung diterapkan. Harapannya, mereka siap mandiri dan mampu membuka peluang usaha setelah bebas,” ujar Tri.
Melalui pelatihan ini, Lapas Tanjung terus berupaya menghadirkan pembinaan yang produktif dan berorientasi pada masa depan. Diharapkan Warga Binaan mampu menjadi pribadi yang mandiri dan siap kembali ke masyarakat dengan keterampilan yang dimiliki. (IR)
Kontributor: Lapas Tanjung
What's Your Reaction?


