Lapas Tolitoli Perkuat Sinergi dengan Pemda lewat Partisipasi pada HUT Ke-3 Galeri Dekranasda
Tolitoli, INFO_PAS — Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Tolitoli kembali tunjukkan komitmen kolaboratif dengan pemerintah daerah (pemda) melalui partisipasi aktif dalam peringatan Hari Ulang Tahun Ke-3 Galeri Dekranasda Kabupaten Tolitoli yang dirangkaikan dengan Launching Wastra Daerah (Batik Motif Daerah) Tolitoli, Selasa (2/12). Partisipasi Lapas Tolitoli menjadi bukti pembinaan kemandirian di Lapas telah terhubung langsung dengan agenda pembangunan ekonomi kreatif daerah.
Pada kesempatan ini, Lapas Tolitolo menampilkan produk UMKM hasil pembinaan Warga Binaan, yaitu Catur merek “Bokayong”, Nampan merk “Kawarbin”, dan karya inovatif lainya. Ini menjadi kontribusi nyata Pemasyarakatan dalam mendukung ekonomi kreatif daerah dan mempromosikan karya inovatif berbasis kearifan lokal.
Kepala Lapas Tolitoli, Muhammad Ishak, menegaskan sinergi dengan pemda adalah fondasi penting bagi keberhasilan pembinaan. Ketika Lapas hadir dalam kegiatan besar seperti ini, artinya karya Warga Binaan telah menjadi bagian dari denyut ekonomi daerah.
“Kami ingin memastikan pembinaan yang dilakukan Lapas memiliki relevansi langsung dengan kebutuhan daerah,” ujar Ishak.
Kegiatan yang dihadiri Bupati Tolitoli, Hi. Amran Hi. Yahya, bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah, pimpinan instansi vertikal, serta BUMN dan BUMD tersebut menjadi ruang penting dalam mendorong akselerasi budaya lokal dan pemberdayaan masyarakat. Amran juga menekankan keberadaan Lapas dengan program kreatifnya telah memperkaya ekosistem budaya dan UMKM di Tolitoli.
“Lapas Tolitoli telah menunjukkan pembinaan dapat memberikan manfaat luas. Produk Warga Binaan Lapas Tolitoli adalah karya yang patut dibanggakan. Kami membuka pintu seluas-luasnya untuk sinergi ini terus berjalan,” tutur Amran.
Selain itu, Bupati juga mengajak seluruh masyarakat untuk menggunakan dan mempromosikan batik daerah, khususnya batik motif daerah Kabupaten Tolitoli. Ia menegaskan pentingnya menjaga keberlanjutan budaya lokal dan mendorong kreativitas masyarakat dalam menghadapi persaingan ekonomi kreatif yang makin kompetitif.
Melalui partisipasi ini, Lapas Tolitoli memperkuat posisinya sebagai mitra pemda dalam pengembangan ekonomi kreatif berbasis pembinaan. Keikutsertaan ini menjadi momentum penting untuk memperluas jaringan pemasaran produk karya Warga Binaan, memperkenalkan identitas budaya daerah, dan menegaskan pembinaan di Lapas selaras dengan visi pembangunan Kabupaten Tolitoli.
Lapas Tolitoli berharap jalinan kolaborasi dengan pemda terus berkembang melalui kegiatan-kegiatan kebudayaan, pelatihan, pameran UMKM, hingga kerja sama dalam penggunaan motif batik daerah sebagai bagian dari pembinaan karakter dan kemandirian Warga Binaan. Keterlibatan ini menjadi langkah berkelanjutan dalam mendukung pelestarian budaya daerah dan pemberdayaan Warga Binaan sebagai bagian dari masyarakat yang produktif. (IR)
Kontributor: Lapas Tolitoli
What's Your Reaction?


