MOUNT TREKKING, MEMBANGUN SOLIDARITAS DAN CHARACTER BUILDING ALA LAPAS SLAWI

Slawi, INFO_PAS - Sebagai petugas pemasyarakatan, jiwa korsa dan solidaritas yang kuat antar sesama rekan kerja memegang peran penting. Beberapa insiden yang terjadi dibeberapa lapas/rutan di Indonesia menjadi bukti bahwa kebutuhan institusi Pemasyarakatan akan petugas yang mampu menjaga kebersamaan dan selalu bertindak sesuai prinsip pemasyarakatan mutlak harus dipenuhi adanya. Merespons hal ini, Lapas Klas IIB Slawi mengaktifkan kegiatanmount trekking (pendakian gunung) yang diikuti oleh petugas Lapas Slawi sebagai media pembentukan karakter, membangun solidaritas, dan jiwa korsa. Sejauh ini, kegiatan mount trekking sudah dua kali diadakan, yakni ke Gunung Lawu (18-19 April 2014) dan Gunung Sindoro (31 Mei-1 Juni 2014). Kegiatan mount trekking bagi petugas Lapas Slawi diprakarsai oleh Kasubbag TU, Ary Heryanto Putro, g

MOUNT TREKKING, MEMBANGUN SOLIDARITAS DAN CHARACTER BUILDING ALA LAPAS SLAWI
Slawi, INFO_PAS - Sebagai petugas pemasyarakatan, jiwa korsa dan solidaritas yang kuat antar sesama rekan kerja memegang peran penting. Beberapa insiden yang terjadi dibeberapa lapas/rutan di Indonesia menjadi bukti bahwa kebutuhan institusi Pemasyarakatan akan petugas yang mampu menjaga kebersamaan dan selalu bertindak sesuai prinsip pemasyarakatan mutlak harus dipenuhi adanya. Merespons hal ini, Lapas Klas IIB Slawi mengaktifkan kegiatanmount trekking (pendakian gunung) yang diikuti oleh petugas Lapas Slawi sebagai media pembentukan karakter, membangun solidaritas, dan jiwa korsa. Sejauh ini, kegiatan mount trekking sudah dua kali diadakan, yakni ke Gunung Lawu (18-19 April 2014) dan Gunung Sindoro (31 Mei-1 Juni 2014). Kegiatan mount trekking bagi petugas Lapas Slawi diprakarsai oleh Kasubbag TU, Ary Heryanto Putro, guna memberikan pembinaan kepada petugas dalam format yang lebih nyata sekaligus menjadi sarana refreshing terhadap rutinitas kerja yang dijalani setiap hari. “Berdasar studi yang dilakukan oleh Families and Work Institute (Amerika), kegiatan refreshingmempunyai beberapa manfaat, diantaranya meningkatkan memori, kreativitas, dan mempertajam konsentrasi. Dampak-dampak positif inilah yang diharapkan mampu terwujud dalam diri para petugas dalam tugasnya sekembalinya dari kegiatanmount trekking ini,” ujar Ary kepada INFO_PAS. Antusias dari para petugas Lapas Slawi dalam mengikuti kegiatan mount trekking ini cukup tinggi. Dari lima orang peserta (Ary Heryanto P, Kukuh Setiawan, Ari Wibowo S, Shauma Ghafar Manan dan Eko Nugroho) pada pendakian pertama ke Gunung Lawu, bertambah menjadi tujuh orang (Ary Heryanto P, Kukuh Setiawan, Imam Mujahidin, Rofiq Anwar, Ary Yulianto, Ari Wibowo S, dan Eko Nugroho) pada pendakian kedua ke Gunung Sindoro. Mengingat kegiatan ini memakan cukup banyak waktu, maka keterbatasan akan waktu libur menjadi hal yang wajib dipertimbangkan. Kesederhanaan ketika berbagi menu makan seadanya, kebersamaan ketika tanpa memandang jabatan tidur dalam satu tenda, kepedulian ketika harus memberikan bantuan dan motivasi mencapai puncak tertinggi, serta kekompakan ketika menjalani susah senang dan panas dingin bersama selama kegiatan pendakian, diharapkan mampu terwujud pula dalam keseharian saat menjalankan tugasnya di institusi Lapas Slawi. “Kegiatan mount trekking ini akan terus diagendakan sebagai salah satu upaya membangun solidaritas yang semakin baik diantara petugas, serta character building demi terwujudnya karakter petugas pemasyarakatan yang senantiasa sanggup bekerja keras, bekerja cerdas, dan bekerja ikhlas,” tutur Ary.   Kontributor : Eko Nugroho (Lapas Slawi)  

What's Your Reaction?

like
0
dislike
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0