Pekan Olahraga HUT Ke-81 RI di Lingkungan Kanwil Ditjenpas Sulteng Resmi Dimulai
Palu, INFO_PAS – Pekan Olahraga Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-81 Republik Indonesia (RI) di lingkungan Kantor Wilayah (Kanwil) Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Sulawesi Tengah resmi dibuka pada Jumat (7/8). Kegiatan tersebut menjadi penanda dimulainya rangkaian peringatan HUT Ke-81 RI sekaligus memperkuat soliditas lintas instansi dalam mendukung pelayanan publik yang profesional, berintegritas, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.
Rencananya, kegiatan yang akan berlangsung hingga Jumat (14/8) mendatang ini tidak hanya melibatkan jajaran Kanwil Ditjenpas Sulawesi Tengah, namun juga Kanwil Ditjen Imigrasi Sulawesi Tengah, dan Kanwil Kementerian Hukum Sulawesi Tengah. Sejumlah agenda lain juga telah disiapkan, mulai dari bakti sosial, aksi bersih kemerdekaan, perlombaan tradisional, hingga berbagai cabang olahraga sebagai wadah mempererat soliditas, menumbuhkan sportivitas, dan memperkuat koordinasi antarsatuan kerja.
Kepala Kanwil (Kakanwil) Ditjenpas Sulawesi Tengah, Herman Mulawarman, mengatakan HUT RI menjadi momentum untuk memperkuat sinergi antarsatuan kerja sekaligus membangun budaya kerja yang sehat, kolaboratif, dan produktif. Menurutnya, kekompakan seluruh jajaran merupakan modal penting dalam menghadirkan pelayanan publik yang semakin berkualitas.
"Kemerdekaan harus tercermin dalam cara kita bekerja dan melayani masyarakat. Semangat kebersamaan yang dibangun melalui rangkaian kegiatan ini harus melahirkan kolaborasi yang lebih kuat, pelayanan yang makin profesional, serta pengabdian yang memberi manfaat nyata bagi masyarakat," tegas Herman.
Pada kesempatan itu, turut hadir Inspektur Wilayah (Irwil) III, Inspektorat Jenderal Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas), Hendro Tri Prasetyo. Ia mengapresiasi inisiatif Kanwil Ditjenpas Sulawesi Tengah yang menghadirkan kegiatan kolaboratif dengan melibatkan seluruh unsur Kemenimipas di daerah. Menurutnya, sinergi lintas instansi menjadi fondasi penting dalam membangun organisasi yang adaptif, profesional, dan berintegritas.
"Kebersamaan seperti ini harus terus dipelihara. Organisasi yang solid lahir dari sinergi yang kuat, dan sinergi yang kuat akan menghasilkan pelayanan publik yang makin berkualitas. Saya berharap semangat yang dibangun melalui pekan olahraga ini tidak berhenti di lapangan, tetapi menjadi budaya kerja dalam menjalankan tugas sehari-hari," pesan Hendro.
Melalui penyelenggaraan Pekan Olahraga HUT Ke-81 RI, Kanwil Ditjenpas Sulawesi Tengah menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat kolaborasi lintas instansi, membangun budaya kerja yang solid, serta menghadirkan pelayanan Pemasyarakatan yang makin profesional, akuntabel, dan berdampak bagi masyarakat.
Selanjutnya, Kakanwil mendampingi Irwil III meninjau langsung layanan dan program pembinaan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Palu dan Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIA Palu. Peninjauan difokuskan pada kualitas layanan, pembinaan Warga Binaan, dan pelaksanaan tugas di lapangan.
Di Lapas Palu, rombongan meninjau program bimbingan kerja mebel dan sejumlah produk unggulan hasil pembinaan, seperti keripik pisang dengan varian cokelat, vanilla, manis dan balado, serta bawang goreng. Mereka mengapresiasi pembinaan yang diarahkan pada keterampilan produktif yang harus memiliki nilai guna dan menjadi bekal Warga Binaan ketika kembali ke masyarakat.
Peninjauan dilanjutkan ke dapur dan area pengamanan. Kakanwil dan Irwil III juga berdialog dengan petugas untuk melihat langsung pelaksanaan tugas dan kondisi di lapangan.
“Pembinaan harus menghasilkan keterampilan yang nyata. Jangan hanya menjadi aktivitas di dalam lapas, tetapi harus menjadi bekal bagi Warga Binaan untuk mandiri setelah kembali ke masyarakat,” tegas Herman.
Sementara itu, Kepala Lapas Palu, Makmur, mengatakan pihaknya terus mengembangkan pembinaan yang memiliki nilai ekonomi dan dapat dipasarkan. “Kami terus mendorong pembinaan produktif, baik melalui keterampilan kerja maupun pengembangan produk agar Warga Binaan memiliki kemampuan yang dapat dimanfaatkan setelah bebas,” ujarnya.
Di Rutan Palu, perhatian tertuju pada layanan kebutuhan dasar Warga Binaan, seperti dapur, proses pengolahan bahan makanan, ruang penyimpanan yang dilengkapi pendingin untuk menjaga kualitas bahan, hingga penyajian makanan. Kakanwil menegaskan peninjauan lapangan menjadi upaya memastikan kebijakan pemasyarakatan benar-benar diterapkan hingga tingkat pelaksana. “Kami ingin memastikan pelayanan berjalan sesuai standar, kebutuhan dasar terpenuhi, dan pembinaan terus memberikan manfaat. Apa yang sudah baik harus dipertahankan, sementara yang masih kurang harus segera diperbaiki,” tuturnya.
Kondisi dapur yang bersih mendapat apresiasi. Namun, Irwil III menekankan agar standar tersebut dijaga secara konsisten dan tidak hanya baik ketika dilakukan peninjauan. “Yang terpenting bukan hanya terlihat baik saat dilakukan pemeriksaan, tetapi standar pelayanan harus menjadi kebiasaan sehari-hari. Kebersihan, pengelolaan makanan, keamanan dan pelayanan harus dijaga secara konsisten,” tambahnya.
Selain itu, rombongan meninjau Warung Telekomunikasi Khusus sebagai sarana komunikasi Warga Binaan dengan keluarga, ruang pangkas rambut sebagai media pembinaan keterampilan, hingga blok hunian. Kedua pimpinan juga berdialog langsung dengan Warga Binaan.
Kepala Rutan Palu, Wachid Kurniawan Budi Santoso, menyampaikan masukan dari pimpinan menjadi evaluasi untuk menjaga dan meningkatkan kualitas layanan di Rutan Palu. “Kami akan terus menjaga kualitas layanan dan menjadikan setiap masukan sebagai bahan evaluasi untuk melakukan pembenahan, baik dalam pemenuhan kebutuhan dasar maupun pembinaan Warga Binaan,” tegasnya.
Peninjauan tersebut sekaligus menjadi dorongan bagi jajaran Kanwil Ditjenpas Sulawesi Tengah dan Unit Pelaksana Teknis Pemasyarakatan untuk menjaga standar layanan, memperkuat pengawasan, serta memastikan pembinaan berjalan produktif, terukur, dan berkelanjutan. (IR)
Kontributor: Kanwil Ditjenpas Sulteng
What's Your Reaction?


