Petugas dan Warga Binaan Rutan Mempawah Haturkan Doa lewat Salat Istisqa
Mempawah, INFO_PAS – Di tengah kemarau panjang dan kabut asap yang menyelimuti sejumlah wilayah Kalimantan Barat, petugas bersama ratusan Warga Binaan Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Mempawah gelar Salat Istisqa sebagai ikhtiar memohon turunnya hujan, Minggu (6/9). Salat dua rakaat kemudian dilanjutkan dengan khutbah dan doa bersama, memohon agar hujan segera turun, kebakaran hutan dan lahan (karhutla) dapat teratasi, serta kondisi udara kembali membaik.
Kepala Rutan Mempawah, Ade Rusman, menyampaikan pelaksanaan Salat Istisqa menjadi bentuk ikhtiar batin jajaran Rutan Mempawah di tengah kondisi kemarau dan kabut asap yang terjadi saat ini. “Selain ikhtiar fisik dalam menghadapi karhutla, kita juga perlu melakukan ikhtiar batin. Melalui Salat Istisqa, kita memohon ampunan dan pertolongan Allah Swt. agar hujan segera diturunkan dan membawa rahmat bagi Kalimantan Barat,” harapnya.
Selanjutnya, Ustaz Zulkarnain dalam khutbahnya mengajak seluruh jemaah untuk menjadikan musibah yang terjadi sebagai momentum introspeksi dan mendekatkan diri kepada Allah Swt. “Musibah yang terjadi di muka bumi ini bagi kita umat Muslim bisa dibagi menjadi tiga kategori. Yang pertama berupa ujian, yaitu musibah yang terjadi kepada orang yang beriman dan telah melaksanakan amal saleh. Yang kedua berupa peringatan, yaitu bagi orang yang masih lalai dari Allah Swt. Yang ketiga berupa teguran, yaitu bagi orang-orang yang lupa dari Allah Swt. dan terjerumus ke dalam kerusakan di muka bumi,” ungkapnya.
Terpisah, Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Kalimantan Barat, Jayanta mengingatkan seluruh jajaran untuk tidak mengabaikan kesehatan di tengah memburuknya kualitas udara akibat kabut asap. “Saya mengimbau seluruh jajaran untuk mengutamakan kesehatan dan keselamatan. Selalu gunakan masker saat beraktivitas, khususnya ketika berada di luar ruangan, dan hindari bepergian apabila tidak ada kepentingan yang mendesak. Jangan sampai kondisi udara yang tidak sehat mengganggu kesehatan kita,” tegasnya.
Melalui Salat Istisqa dan doa bersama tersebut, jajaran Rutan Mempawah bersama Warga Binaan berharap hujan segera turun, titik api karhutla dapat teratasi, kabut asap berangsur menghilang, dan masyarakat Kalimantan Barat kembali menghirup udara sehat. (IR)
Kontributor: Rutan Mempawah, Kanwil Ditjenpas Kalbar
What's Your Reaction?


