Produksi Produk Unggulan Sasirangan, Lapas Kotabaru Jaga Ketelitian dalam Pembuatan Pola

Produksi Produk Unggulan Sasirangan, Lapas Kotabaru Jaga Ketelitian dalam Pembuatan Pola

Kotabaru, INFO_PAS — Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Kotabaru terus optimalkan pembinaan kemandirian Warga Binaan melalui produksi kain sasirangan sebagai salah satu produk unggulan kegiatan kerja. Pada Sabtu (7/3), proses produksi difokuskan pada tahap pembuatan pola yang menjadi dasar dalam membentuk motif khas sasirangan.

Dalam pelaksanaannya, Warga Binaan dibimbing untuk membuat pola pada kain secara teliti sebelum memasuki tahap pengikatan dan pewarnaan. Proses ini meliputi penandaan motif, pengaturan jarak pola, hingga pembentukan desain yang akan menentukan hasil akhir dari motif sasirangan yang dihasilkan.

Selain menghasilkan produk berkualitas, kegiatan ini juga menjadi sarana pembelajaran bagi Warga Binaan dalam melatih ketelitian, kreativitas dan keterampilan kerja di bidang kerajinan kain tradisional. Seluruh proses dilakukan dengan pendampingan petugas agar setiap pola yang dibuat tetap rapi dan sesuai desain yang direncanakan.

Staf Kegiatan Kerja, Icho Marselawati, menjelaskan tahap pembuatan pola menjadi langkah awal yang sangat penting dalam proses pembuatan sasirangan. “Ketelitian dalam membuat pola sangat menentukan hasil motif sasirangan. Jika pola dibuat rapi dan terukur, maka proses selanjutnya, seperti pengikatan dan pewarnaan akan menghasilkan motif yang lebih jelas dan indah,” jelasnya.

Salah satu Warga Binaan berinisial N mengaku kegiatan tersebut memberikan pengalaman dan keterampilan baru baginya. “Membuat pola ternyata membutuhkan kesabaran dan ketelitian agar motifnya terlihat rapi saat diwarna. Keterampilan ini sangat bermanfaat dan semoga menjadi bekal usaha ketika kembali ke masyarakat,” harapnya.

Sementara itu, Kepala Lapas Kotabaru, Doni Handriansyah, menyampaikan pengembangan produk sasirangan merupakan program pembinaan kemandirian yang terus diperkuat. “Keterampilan seperti pembuatan sasirangan memiliki nilai ekonomi dan dapat menjadi peluang usaha bagi Warga Binaan setelah bebas nanti. Karena itu, kualitas produk terus kami jaga agar memiliki daya saing di masyarakat,” tegasnya.

Kegiatan ini merupakan komitmen Lapas Kotabaru sesuai core value Profesional, Responsif, Integritas, Modern, Akuntabel dalam melaksanakan pembinaan kemandirian secara berkelanjutan. Ini juga dukungan terhadap 15 Program Aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan Tahun 2026, khususnya dalam penguatan program pemberdayaan dan pengembangan UMKM melalui keterampilan produktif bagi Warga Binaan. (IR)

 

 

Kontributor: Lapas Kotabaru

What's Your Reaction?

like
0
dislike
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0