Ruang Berkarya di Balik Jeruji, Warga Binaan Lapas Perempuan Ambon Kembangkan Seni Tari

Ruang Berkarya di Balik Jeruji, Warga Binaan Lapas Perempuan Ambon Kembangkan Seni Tari

Ambon, INFO_PAS – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Perempuan Kelas III Ambon terus dorong pengembangan potensi dan kreativitas Warga Binaan melalui pembinaan seni tari. Sebanyak 21 Warga Binaan ikuti kelas tari yang berfokus pada dance kreasi sebagai wadah untuk menyalurkan bakat, mengekspresikan diri, dan meningkatkan rasa percaya diri. 

Menariknya, kelas tari ini dipandu langsung oleh salah satu Warga Binaan yang memiliki keahlian di bidang seni tari. Dalam pelaksanaannya, para peserta mempelajari dan mempraktikkan berbagai gerakan tari kreasi dengan mengutamakan kekompakan, ketepatan gerakan, kedisiplinan, dan kerja sama. Keterlibatan Warga Binaan sebagai instruktur juga menjadi pemberdayaan potensi sekaligus kesempatan untuk berbagi pengetahuan dan keterampilan dengan sesama.

Kepala Lapas Perempuan Ambon, Hesta Van Harling, menyampaikan pembinaan seni tari merupakan salah satu upaya untuk menggali dan mengembangkan potensi serta kreativitas Warga Binaan. “Kami ingin memberikan ruang bagi Warga Binaan untuk menyalurkan bakat, mengembangkan kreativitas, dan meningkatkan rasa percaya diri. Selain itu, kegiatan ini juga menanamkan nilai kedisiplinan, kekompakan, kerja sama, dan semangat untuk terus belajar dan memperbaiki diri. Kami berharap keterampilan dan pengalaman positif ini menjadi bekal bagi Warga Binaan untuk menjalani kehidupan yang lebih baik dan berkontribusi positif ketika kembali ke tengah masyarakat,” harapnya, Rabu (28/10).

Salah satu Warga Binaan berinisial A mengungkapkan kegembiraannya mengikuti kegiatan tersebut. Kelas tari tidak hanya menjadi sarana untuk menyalurkan hobi, tetapi juga kesempatan untuk mengembangkan kemampuan dan berbagi ilmu dengan sesama Warga Binaan.

“Saya senang dapat menyalurkan hobi sekaligus mengembangkan kemampuan yang saya miliki. Saya juga bisa berbagi ilmu dengan teman-teman lainnya. Melalui latihan bersama, kami belajar untuk kompak, disiplin, dan saling mendukung. Saya berharap kegiatan ini terus berjalan agar kami makin berkembang dan memiliki keterampilan positif sebagai bekal ketika kembali ke masyarakat,” tutur A.

Melalui kelas seni tari, Lapas Perempuan Ambon berkomitmen menghadirkan pembinaan humanis dan produktif. Di balik jeruji, Warga Binaan tetap memiliki ruang untuk berkarya, mengasah potensi, dan mempersiapkan diri menjadi pribadi yang lebih baik saat kembali ke tengah masyarakat. (IR)

 

 

Kontributor: LPP Ambon

What's Your Reaction?

like
1
dislike
0
love
1
funny
0
angry
0
sad
0
wow
1