Sinergi Layanan Kesehatan, Lapas Wahai Kembali Gelar Program SAPA-BINA bersama Puskesmas Perawatan

Sinergi Layanan Kesehatan, Lapas Wahai Kembali Gelar Program SAPA-BINA bersama Puskesmas Perawatan

Wahai, INFO_PAS — Komitmen dalam memberikan pelayanan kesehatan optimal bagi Warga Binaan terus digelorakan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Wahai. Pada Kamis (29/10) Lapas Wahai kembali gelar pemeriksaan kesehatan melalui inovasi Sinergi Aksi Pelayanan Aktif bagi Warga Binaan (SAPA-BINA) bekerja sama dengan Puskesmas Perawatan Wahai.

Kegiatan ini diikuti seluruh Warga Binaan dengan pengawalan ketat dan humanis oleh jajaran regu pengamanan. Layanan kesehatan yang diberikan mencakup pengukuran Tanda-Tanda Vital (TTV), pemeriksaan fisik, antropometri, pemeriksaan laboratorium sederhana, hingga pemberian terapi oral sesuai kebutuhan medis masing-masing individu.

Kepala Subseksi Pembinaan, La Joi, menyampaikan program ini merupakan pemenuhan hak dasar Warga Binaan yang dijadwalkan berkala. "Melalui program SAPA-BINA, kami memastikan pembinaan kepribadian dan kesehatan jasmani Warga Binaan berjalan seiring. Kehadiran tim medis secara berkala sangat membantu kami dalam memonitor kondisi kesehatan Warga Binaan," ujarnya.

Senada, Perawat Lapas Wahai, Fajar Pradhana Wisady, menjelaskan pemeriksaan menyeluruh ini penting untuk mendeteksi secara dini potensi gangguan kesehatan di lingkungan hunian. "Pemeriksaan meliputi TTV, antopometri, hingga cek laboratorium sederhana agar kami bisa langsung memberikan penanganan atau terapi oral yang tepat bagi Warga Binaan yang membutuhkan," terangnya.

Kolaborasi lintas sektoral ini turut mendapat apresiasi dari Kepala Puskesmas Perawatan Wahai, Sri Diana Makatita. Ia menegaskan komitmen untuk terus mendampingi pelayanan kesehatan di Lapas Wahai sebagai sinergi pelayanan publik yang inklusif.

"Kami selalu siap berkolaborasi dengan Lapas Wahai. Kesehatan Warga Binaan adalah bagian dari kesehatan masyarakat secara luas yang menjadi tanggung jawab bersama," ungkap Sri.

Di tempat berbeda, Kepala Lapas Wahai, Tersih Victor Noya, menekankan inovasi SAPA-BINA dirancang untuk menghadirkan kehadiran negara yang nyata dalam pemenuhan hak kesehatan Warga Binaan secara proaktif dan berkelanjutan. "SAPA-BINA bukan sekadar layanan kesehatan biasa, melainkan wujud aksi nyata sinergi lintas instansi dalam menghadirkan pelayanan publik yang aktif dan berkeadilan. Kami ingin memastikan setiap Warga Binaan mendapatkan hak kesehatan yang layak selama menjalani masa pembinaan sehingga mereka mengikuti pembinaan dengan kondisi fisik yang prima," tegasnya.

Seluruh rangkaian kegiatan pemeriksaan kesehatan dalam program SAPA-BINA berjalan dengan aman, tertib, dan lancar. Suasana humanis yang terjalin selama pemeriksaan menjadi bukti nyata kepedulian senantiasa hadir di balik dinding pembinaan untuk membawa harapan baru bagi perubahan yang lebih baik bagi seluruh Warga Binaan Lapas Wahai. (IR)

 

 

Kontributor: Lapas Wahai

What's Your Reaction?

like
0
dislike
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0