Siraman Rohani di Lapas Banjarmasin, Warga Binaan Kristiani Dikuatkan lewat Ibadah Penuh Kasih

Siraman Rohani di Lapas Banjarmasin, Warga Binaan Kristiani Dikuatkan lewat Ibadah Penuh Kasih

Banjarmasin, INFO_PAS — Di balik tembok tinggi yang membatasi ruang gerak, doa-doa tetap menemukan jalannya. Pada Kamis (26/3), suasana khidmat menyelimuti Gereja Oikumene Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Banjarmasin saat Warga Binaan Kristiani mengikuti pelayanan rohani dari Gereja Bethel Indonesia House of Restoration.

Kegiatan yang dihadiri seluruh Warga Binaan Kristiani bersama pembina gereja ini menjadi ruang penguatan iman di tengah keterbatasan. Ibadah diawali dengan pujian dan penyembahan, dilanjutkan dengan khutbah yang disampaikan oleh Pdt. Lopez.

Pembina Gereja Oikumene, Erik Simanjuntak, menegaskan kasih sejati tidak berhenti pada kata-kata. “Kasih tidak cukup diucapkan, tetapi harus diwujudkan dalam tindakan nyata—melalui kepedulian, perhatian, dan pengampunan,” ujarnya.

Mengangkat tema dari Injil Lukas 7:47, pesan yang dibawa sederhana, namun menghunjam: kasih yang besar lahir dari hati yang memahami arti pengampunan. Di ruang yang sunyi dari hiruk dunia luar, pesan itu terasa lebih jujur—lebih dekat.

Salah satu Warga Binaan, Imanuel, mengungkapkan refleksi pribadinya dengan nada lirih, namun penuh keyakinan. “Setiap hari saya belajar bersyukur. Hidup ini ada bukan karena kehebatan saya, tapi karena anugerah pengampunan tuhan,” ucapnya.

Terpisah, Kepala Lapas Banjarmasin, Akhmad Herriansyah, menegaskan pembinaan kerohanian menjadi bagian penting dalam proses Pemasyarakatan. “Pembinaan spiritual adalah fondasi. Ketika hati mereka disentuh, kesadaran untuk berubah akan tumbuh dengan sendirinya. Inilah yang terus kami dorong di Lapas,” tegasnya.

Kegiatan ini menjadi pembinaan kepribadian yang konsisten dijalankan, membuka ruang bagi Warga Binaan untuk bertumbuh secara spiritual. Di tempat yang sering dipandang sebagai akhir, justru banyak hati sedang memulai ulang—pelan, tapi pasti. Karena dari hati yang disentuh kasih, selalu ada jalan pulang menuju kehidupan yang lebih bermakna. (IR)

 

 

Kontributor: Lapas Banjarmasin

What's Your Reaction?

like
0
dislike
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0