Tahsin Al-Qur’an Jadi Sarana Pembinaan Spiritual dan Perbaikan Diri Warga Binaan Rutan Tanjung

Tahsin Al-Qur’an Jadi Sarana Pembinaan Spiritual dan Perbaikan Diri Warga Binaan Rutan Tanjung

Tanjung, INFO_PAS – Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Tanjung kembali selenggarakan pembelajaran Tahsin Al-Qur’an bagi Warga Binaan, Jumat (24/4). Bertempat di Masjid Al-Mustaqim Rutan Tanjung, kegiatan ini terlaksana melalui sinergi dengan Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Tabalong sebagai komitmen dalam membentuk pribadi Warga Binaan yang lebih religius dan berakhlak baik.

Kegiatan berlangsung dengan suasana khidmat dan penuh antusias di mana para Warga Binaan mengikuti pembelajaran secara bertahap sesuai dengan kemampuan masing-masing. Materi yang diberikan berfokus pada perbaikan bacaan Al-Qur’an, mulai dari pelafalan huruf Hijaiyah, penerapan hukum tajwid, hingga kelancaran membaca ayat suci Al-Qur’an. Para peserta dibimbing dengan pendekatan yang sabar, komunikatif, dan mudah dipahami.

Selain meningkatkan kualitas bacaan Al-Qur’an, kegiatan ini juga menjadi sarana untuk menanamkan nilai-nilai keimanan, memperbaiki akhlak, serta memberikan ketenangan batin bagi Warga Binaan selama menjalani masa pembinaan. Interaksi yang terjalin antara penyuluh agama dan Warga Binaan berlangsung hangat dan penuh kekeluargaan sehingga proses pembelajaran terasa lebih mudah diterima dan memberikan dampak positif secara berkelanjutan.

Ikmal, salah satu Warga Binaan, mengungkapkan kegiatan ini memberikan makna tersendiri dalam proses pembinaan yang dijalaninya. Ia merasakan adanya perubahan positif, baik dari sisi ketenangan batin maupun semangat untuk menjadi pribadi yang lebih baik.

“Setiap ikut tahsin, saya merasa lebih tenang dan hati jadi lebih ringan. Pelan-pelan saya belajar memperbaiki bacaan, dan itu membuat saya lebih dekat dengan Al-Qur’an. Kegiatan ini sangat berarti bagi saya karena memberi harapan dan semangat untuk terus berubah menjadi lebih baik,” ungkapnya Ikmal.

Sebelumnya, Ustaz Syahyuni dari Kemenag Tabalong menyampaikan kegiatan ini memiliki peran penting dalam membentuk karakter dan memperkuat spiritualitas Warga Binaan secara bertahap dan berkelanjutan. Menurutnya, pembelajaran tahsin Al-Qur’an tidak hanya berfokus pada kemampuan membaca, tetapi juga menjadi sarana pembinaan mental dan penanaman nilai-nilai keagamaan yang membimbing Warga Binaan menuju perubahan yang lebih baik.

“Kami berharap Warga Binaan makin dekat dengan Al-Qur’an. Tidak hanya mampu membacanya dengan baik dan benar, tetapi juga memahami maknanya dan mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari. Ini menjadi langkah awal untuk memperbaiki diri dan menata kehidupan ke arah yang lebih baik,” ujar Ustaz Syahyuni.

Melalui kegiatan ini, diharapkan Warga Binaan memiliki bekal keimanan yang kuat sebagai landasan dalam menjalani kehidupan yang lebih baik setelah kembali ke tengah masyarakat. (IR)

 

 

Kontributor: Rutan Tanjung

What's Your Reaction?

like
0
dislike
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0